SketsaNusantara.id - Bupati Jember, yang dikenal dengan Gus Fawait melakukan peninjauan ke area rel kereta api di Desa Pecoro, Rambipuji.
Gu Fawait murka ke KAI Daop 9 lantaran lambat menangani rel maut di Desa Pecoro.
Disebut rel maut karena sering kali terjadi kecelakaan tunggal di daerah lintasan kereta api Desa Pecoro, Rambipuji.
Gus Fawait mendapatkan laporan dari warga melalui Wadul Guse.
Laporan yang diterima Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember, jalan area rel kereta api Pecoro kondisinya rusak dan licin saat hujan.
Kondisi jalan yang rusak dan licin itu menyebabkan warga sering kali mengalami kecelakaan tunggal.
Bupati Jember bersama Kapolres dan lainnya melakukan peninjauan pada Senin, 7 Juli 2025.
Gus Fawait menanyakan soal keterlambatan dalam menangani kerusakan daerah lintasan rel kereta api.
Padahal Pemkab Jember telah memberikan surat ke KAI Daop 9 sejak 28 Mei 2025. Namun, hingga 7 Juli 2025 belum ada tindakan dari pihak KAI tersebut.
Baca Juga: Tak Ingin Ada Alasan Lagi, Bupati Jember Gus Fawait Minta Fayankes Harus Utamakan Kebersihan
"Kami dapat masukan dari masyarakat, banyak yang kecelakaan. Suratnya keluar tanggal 28, mana tindak lanjutnya sampean?" jelas Gus Fawait.
Artikel Terkait
Gelar Bunga Desaku, Bupati Jember Gus Fawait Ajak Puluhan Pelayanan Merapat ke Kecamatan Silo
Datangi Puskesmas 1 Silo, Bupati Gus Fawait Pastikan Layanan Kesehatan di Wilayah Jember Merata
Ngantor di Desa, Bupati Jember Muhammad Fawait Berkolaborasi dengan BPS
Berkat Layanan Wadul Gus’e, Bupati Jember Gus Fawait Sabet Penghargaan sebagai Kepala Daerah Inovatif
Bupati Gus Fawait Launching Empat Pelayanan Kesehatan, Demi Turunkan Angka Kemiskinan di Jember