SketsaNusantara.id - Gunung Lewotobi Laki-laki atau yang lebih dikenal dengan nama Gunung Lewotobi dilaporkan erupsi pada Senin siang, 7 Juli 2025.
Badan Geologi Kementerian ESDM membenarkan kabar tersebut. Melalui akun X resminya @badangeologi_, erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki terjadi sekitar pukul 12.15 WIT.
“Terjadi erupsi G. Lewotobi Laki-laki pada Senin 7 Juli 2025 pukul 11.05 WITA,” cuit akun tersebut sebagaimana dikutip SketsaNusantara.id.
Berdasarkan data yang dihimpun tim redaksi dari badan Geologi maupun situs Magma Indonesia, terdapat sejumlah fakta-fakta.
Salah satunya tinggi kolom abu dan potensi banjir lahar dingin.
Dan berikut ini 4 fakta letusan Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores yang dilansir dari berbagai sumber.
1. Tinggi Kolom Abu Capai 18 Kilometer
Hasil pengamatan letusan Gunung Lewotobi Laki-laki, tinggi kolom abu mencapai 18 kilometer di atas puncak, atau lebih tepatnya sekitar 19.584 di atas permukaan laut.
Dikutip dari situs Magma Kementerian ESDM, kolom abu terlihat berwarna kelabu hingga hitam.
Kolom abu dengan intensitas tebal ini teramati bergerak ke arah utara, timur laut dan barat laut.
Artikel Terkait
4 Fakta Banjir Mataram, BMKG Sebut 4,2 Miliar Liter Air Turun Selama 6 Jam hingga Respons Cepat Pemerintah Setempat
5 Fakta Lengkap Longsor Megamendung: Ada Santri Tewas Tertimbun hingga Puluhan Rumah Rusak
3 Kasus Alex Noerdin, Mantan Gubernur Sumsel yang Jadi Tersangka Korupsi Pasar Cinde Palembang
Di Balik Banjir Mataram yang Melumpuhkan Kota, Gubernur NTB Turun ke Lapangan
Mengapa Udara Jawa hingga NTT Mendadak Dingin? Ini Fakta Fenomena Aphelion dan Monsun Australia yang Jarang Diketahui
Hujan Deras dan Angin Kencang Melanda Kabupaten Bogor: 3 Warga Meninggal Dunia, 1 Orang Hilang
Berikut Ini Wilayah yang Terdampak Banjir dan Longsor di Kabupaten Bogor, Ada Korban Meninggal Dunia, Luka-Luka, dan Masih dalam Pencarian
Pesanan Makanan Telat hingga 3,5 Jam? ShopeeFood Buka Suara soal Drama antara Driver dengan Customer di Sleman Jogja, Ternyata Begini Faktanya