Minggu, 19 Juli 2026

5 Fakta Lengkap Longsor Megamendung: Ada Santri Tewas Tertimbun hingga Puluhan Rumah Rusak

Photo Author
Fadila Rahmi, Sketsa Nusantara
- Senin, 7 Juli 2025 | 09:15 WIB
Longsor dan banjir menerjang Kabupaten Bogor, termasuk Megamendung, usai hujan deras. Evakuasi korban pun terus dilakukan, disertai bahaya susulan yang terus mengintai. (Pixabay/TapaniHellman   )
Longsor dan banjir menerjang Kabupaten Bogor, termasuk Megamendung, usai hujan deras. Evakuasi korban pun terus dilakukan, disertai bahaya susulan yang terus mengintai. (Pixabay/TapaniHellman )

Selain di wilayah Megamendung, dua warga yang berasal dari Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, turut menjadi korban jiwa dalam kejadian ini.

Mereka menjadi korban longsor yang terjadi secara bersamaan dengan banjir bandang di kawasan tersebut.

Satu warga lainnya pun juga dilaporkan hilang dan masih dalam proses pencarian. Korban yang masih hilang ini diduga terseret arus atau masih tertimbun reruntuhan longsor.

Proses evakuasi serta pencarian pun masih terus dilaksanakan oleh tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, Damkar, Tim Reaksi Cepat (TRC), serta dari relawan setempat.

3. Jatuhnya Korban Jiwa hingga Ratusan Warga Terkena Terdampak

Hingga berita ini naik, berdasarkan data sementara menyebutkan bahwa sebanyak 449 warga terkena dampak dari bencana ini, dimana 3 orang diantaranya meninggal dunia, 1 orang mengalami luka ringan, dan 1 orang lainnya masih dalam proses pencarian.

“Satu orang meninggal di Kelurahan Megamendung, dua orang meninggal di Desa/Kelurahan Tugu Utara”, ujar Pranata Humas BPBD Jabar, Hadi Rahmat, saat dikonfirmasi pada Minggu, 06 Juli 2025.

Selain menelan korban jiwa, bencana ini pun juga menyebabkan lima warga terpaksa meninggalkan rumah mereka karena sudah tak lagi layak huni akibat mengalami kerusakan parah.

Adapun BPBD juga telah mencatat terkait kerusakan lainnya yang meliputi 7 rumah mengalami rusak ringan, 14 rumah rusak sedang, 4 rumah terkena rusak berat, serta 1 jembatan penghubung RW yang terdampak kerusakan.

4. Bencana Tersebar di 48 Titik di 18 Kecamatan

Berdasarkan data resmi BPBD Kabupaten Bogor, sebagaimana dikutip SketsaNusantara.id dari unggahan Instagram @bpbdkabbogor pada 6 Juli 2025 pukul 18.00 WIB, tercatat bahwa bencana akibat cuaca ekstrim ini telah melanda 48 titik lokasi yang tersebar di 35 desa/kelurahan dalam 18 kecamatan berbeda.

Adapun untuk rinciannya meliputi 32 titik longsor, 9 titik banjir, 3 lokasi angin kencang, 2 titik pergerakan tanah, 2 rumah ambruk, serta 1 pencarian orang hilang.

Kondisi ini menjadi bukti dari telah terjadinya bencana dengan skala yang luas dan kompleks, dan tentunya memerlukan respon yang cepat dari berbagai pihak.

5. Respons Cepat dan Imbauan dari Pemerintah Kabupaten Bogor

Untuk menangani situasi darurat ini, Pemerintah Kabupaten Bogor pun bertindak cepat agar dampak dari bencana ini dapat segera teratasi dengan baik.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X