Kamis, 4 Juni 2026

3 Pernyataan Pemilik KMP Tunu Pratama Jaya Usai Kapal Tenggelam di Selat Bali, Ada 1 yang Belum Terjawab

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Minggu, 6 Juli 2025 | 16:38 WIB
Pemilik KMP Tunu Pratama Jaya akhirnya mengeluarkan pernyatan resmi ke media. (Dok. Polda Jatim)
Pemilik KMP Tunu Pratama Jaya akhirnya mengeluarkan pernyatan resmi ke media. (Dok. Polda Jatim)

SketsaNusantara.id - Tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali pada Kamis 4 Juli 2025 dini hari menjadi tragedi memilukan.

Kapal yang berlayar dari Pelabuhan Gilimanuk, Bali menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi ini diduga mengalami kebocoran di ruang mesin hingga akhirnya terbalik.

Insiden ini menyebabkan sedikitnya 6 orang meninggal dunia dan puluhan lainnya masih dinyatakan hilang.

Baca Juga: Korban KMP Tunu Pratama Jaya Ditolong Nelayan Setelah 5 Jam Kejadian, Warganet Pertanyakan Pergerakan Tim SAR

Tim SAR gabungan hingga kini masih melakukan pencarian terhadap korban yang belum ditemukan.

Tragedi ini kembali menyadarkan publik akan pentingnya keselamatan pelayaran di perairan yang sibuk seperti Selat Bali.

Di tengah sorotan publik dan desakan untuk memperketat pengawasan, pihak pemilik kapal akhirnya angkat bicara.

Baca Juga: Kapal Tua dan Berukuran Kecil? Inilah Analisa Ahli Kapal Terkait Penyebab Tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya

Dalam konferensi pers di Pelabuhan Ketapang pada Sabtu 5 Juli 2025, perwakilan PT Raputra Jaya, Ulumudin, menyampaikan 3 pernyataan penting terkait peristiwa ini.

1. Permintaan Maaf dan Belasungkawa

Pernyataan pertama yang disampaikan adalah permohonan maaf dan rasa duka yang mendalam atas kejadian yang merenggut korban jiwa ini.

“Pertama dan utama kami menyampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya atas kejadian ini. Kami sangat berduka atas musibah yang menimbulkan korban jiwa,” ujar Ulumudin di hadapan awak media.

Baca Juga: KMP Tunu Pratama Jaya Tenggelam Karena Faktor Cuaca Atau Human Eror? Ini Analisa Pengamat Maritim Indonesia

Ia menegaskan bahwa perusahaan merasa sangat terpukul karena insiden ini menimpa kapal yang mereka operasikan.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X