SketsaNusantara.id - Kabarnya, proses otopsi ulang jenazah Juliana Marins telah selesai dilakukan.
Keluarga Juliana, terutama orang tuanya, masih menunggu hasil resmi yang diperkirakan akan dirilis minggu depan.
Saat proses pengurusan jenazah, beberapa wartawan sempat menanyakan rencana kremasi, namun keluarga dengan tegas menolak.
Dilansir SketsaNusantara.id dari akun Instagram @indoflashlightid, ayah Juliana menyatakan lebih memilih pemakaman tradisional, dengan alasan jika suatu saat diperlukan, jenazah bisa dibongkar kembali untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Keputusan ini menunjukkan betapa seriusnya keluarga dalam mencari kebenaran di balik kematian Juliana.
Perlu diketahui, Juliana Marins meninggal dunia setelah terjatuh di Gunung Rinjani, Indonesia.
Otopsi pertama dilakukan di Bali, namun keluarga tidak puas dengan hasilnya dan meminta otopsi ulang di Brasil, negara asal mereka.
Mereka berharap pemeriksaan kedua ini dapat memberikan jawaban yang lebih jelas mengenai penyebab kematian Juliana.
Keluarga Juliana terus berupaya mencari keadilan atas insiden tersebut. Mereka menduga ada kelalaian atau hal mencurigakan di balik tragedi itu.
Hasil otopsi ulang nantinya akan menjadi bahan pertimbangan untuk langkah hukum selanjutnya.
Sementara itu, pihak berwajib di Indonesia dan Brasil bekerja sama untuk memastikan transparansi dalam proses investigasi.
Artikel Terkait
Update Kasus Meninggalnya Juliana Marins di Rinjani, Polisi Periksa Sejumlah Pihak Termasuk Guide Gunung
Salfok Google Maps Hutan Amazon Mendadak Diserbu Rating Rendah, Imbas Gunung Rinjani Direview Jelek oleh Netizen Brazil Pasca Tragedi Juliana Marins
Ternyata ini yang Ditemukan Agam Rinjani saat Evakuasi Juliana Marins, Kisahnya Bikin Merinding!
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni Beri Penghargaan Agam Rinjani dan Tim SAR Gabungan yang Telah Berhasil Evakuasi Juliana Marins
Jenazah Juliana Marins Tiba di Brasil Langsung Autopsi Ulang, Keluarga Marins Tak Percaya Hasil Autopsi Indonesia?