Minggu, 19 Juli 2026

Tambah 4 Guru Besar, Rektor UIN KHAS Jember: Ini Bentuk Penguatan Lembaga secara Keilmuan

Photo Author
Gita Pamuji, Sketsa Nusantara
- Kamis, 3 Juli 2025 | 17:39 WIB
Rektor UIN KHAS Jember (di tengah) saat foto bersama dengan empat guru besar yang baru dikukuhkan. (SketsaNusantara.id/Gito Pamuji)
Rektor UIN KHAS Jember (di tengah) saat foto bersama dengan empat guru besar yang baru dikukuhkan. (SketsaNusantara.id/Gito Pamuji)

 

SketsaNusantara.id - Universitas Islam Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember melakukan pengukuhan empat guru besar. Pengukuhan tersebut berlangsung di Gedung Kuliah Terpadu (GKT), pada Kamis 3 Juli 2025.

Rektor UIN Khas Jember, Prof. Hepni Zein, menyampaikan bahwa pencapaian ini bukan hanya sekedar penambahan jumlah guru besar dikampus. Melainkan juga penguatan institusi secara strategis.

“Empat guru besar ini hadir dari spektrum ilmu yang berbeda. Ini bukan hanya kebanggaan, tapi bentuk konkret penguatan lembaga secara keilmuan,” katanya, Kamis 3 Juli 2025.

Baca Juga: Universitas Jember Gelar Kegiatan Semarak Bulan Pancasila, Rektor UNEJ: Terus Hidupkan Semangat Pancasila

Selanjutnya kata dia, kampus tidak hanya cukup menjadi menara gading. Para guru besar harus mampu membumikan ide besar mereka kepada masyarakat luas.

“Saya harap, pikiran mereka memberi makna mendalam dan manfaat nyata. Jangan jadi guru besar dengan gagasan yang kecil,” ujarnya.

Menurutnya, sosok guru besar memiliki peran sangat penting dalam menjawab persoalan yang dialami oleh masyarakat. Maka, pihaknya berharap agar UIN Khas Jember responsif terhadap zaman.

Baca Juga: Buka RTAR ke 33, Kader PMII FIB UNEJ Luncurkan Kumpulan Karya Tulis Berjudul Zine

“Kampus ini tumbuh dari rahim masyarakat. Maka hasil riset dan pemikiran dosennya harus kembali menjadi cahaya bagi masyarakat,” paparnya.

Hefni menambahkan, dengan pengukuhan empat guru besar tersebut, maka total guru besar di UIN KHAS Jember kini menjadi 25 orang. Kata dia, para guru besar itu berasal dari berbagai disiplin keilmuan, mayoritas berakar dari studi Islam dan sosial.

“Mereka ini adalah rujukan masyarakat. Ketika ada masyarakat membutuhkan panduan atau edukasi di bidangnya, para pakar ini harus hadir di tengah masyarakat,” tandasnya.

Sebagai informasi, empat guru besar itu adalah Prof. Dr. Sri Lumatus Sa’adah (Hukum Perdata), Prof. Dr. Fawaizul Umam (Filsafat Agama), Prof. Dr. Rafid Abbas (Ilmu Hadis Ahkam), dan Prof. Dr. Kasman (Ilmu Hadis).***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X