Kamis, 4 Juni 2026

Tak Kunjung Diangkut, Pemilik Warung Tulis 'Pasir Gratis' di Depan Usahanya, Apa yang Terjadi Selanjutnya Bikin Heran!

Photo Author
Iman Wildan Alaudy, Sketsa Nusantara
- Kamis, 3 Juli 2025 | 17:09 WIB
Momen protes pengusaha warung makan soal tumpukan pasir di lahannya.  (Tiktok /@tommmy_sal)
Momen protes pengusaha warung makan soal tumpukan pasir di lahannya. (Tiktok /@tommmy_sal)

 

SketsaNusantara.id - Sebuah aksi protes unik dilakukan oleh seorang pemilik warung makan di Bontang, Kalimantan Timur.

Merasa tidak mendapat tanggapan dari pihak kontraktor terkait tumpukan pasir yang sudah empat hari mengganggu usaha dagangnya, pengusaha warung makan bernama Tom memutuskan untuk bertindak dengan cara yang tak biasa.

Tumpukan pasir berukuran besar diketahui sudah berada di depan warung Tom selama empat hari tanpa ada tanda-tanda pengerjaan proyek.

Baca Juga: Viral di Brasil, Dana Donasi Rp1,54 Miliar untuk Agam Rinjani Cair Tanpa Potongan, Begini Cerita Lengkapnya!

Material tersebut diduga berasal dari proyek pembangunan yang dikerjakan oleh kontraktor yang hingga kini belum diketahui identitasnya.

Merasa terganggu karena pelanggan tidak bisa parkir dan khawatir usahanya terdampak, Tom mengadu melalui akun Instagram media lokal @bontang_ku. Dalam pesan yang dikirim, ia menulis:

“Bisa bantu share kah min? Siapa tahu kontraktornya liat. Ini material sudah ditumpuk dari 4 hari tapi tidak ada pengerjaan. Sangat mengganggu, sehingga pelanggan tidak bisa parkir.”

Baca Juga: Begini Respons EL Rumi Usai Ahmad Dhani Ramai Dicibir, Cuplikan Video Masa Kecilnya Kembali Viral

Namun, meskipun unggahan tersebut telah disebarluaskan oleh akun tersebut, Tom tidak kunjung mendapatkan respon ataupun tindakan dari pihak yang bertanggung jawab.

Setelah kehabisan cara, Tom memilih jalan yang tidak biasa serta unik. Tom menancapkan papan besar bertuliskan “Pasir Gratis” di atas tumpukan tersebut.

Langkah ini rupanya justru berhasil mengundang perhatian lebih besar—bukan dari kontraktor, melainkan dari warga sekitar.

Tak berselang lama, warga mulai berdatangan untuk mengambil pasir secara cuma-cuma. Beberapa di antaranya bahkan membawa karung dan mobil pickup demi mengangkut pasir dalam jumlah besar.

Dalam video berdurasi 30 detik tersebut, memperlihatkan bagaimana tumpukan pasir itu menyusut drastis dalam waktu singkat

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X