Kamis, 4 Juni 2026

Tragedi Juliana Marins Jadi Pelajaran Berharga, Raja Juli Antoni Gaet Agam Rinjani Ambil Langkah untuk Peningkatan Keselamatan Pendakian

Photo Author
Endang Hartatik, Sketsa Nusantara
- Kamis, 3 Juli 2025 | 18:19 WIB
Keindahan sekitar puncak Rinjani yang mematikan  (Instagram @btn_gn_rinjani)
Keindahan sekitar puncak Rinjani yang mematikan (Instagram @btn_gn_rinjani)

SketsaNusantara.id - Tewasnya Juliana Marins di Gunung Rinjani tak pelak membuat dunia pendakian gunung Indonesia mendapat sorotan berskala internasional.

Meski sebelumnya sudah tercatat banyak sekali pendaki asing meninggal dunia di gunung Rinjani, namun kasus Juliana Marins kini yang banyak disorot menjadi titik tolak, mau tak mau pemerintah harus bergerak untuk memperbaiki semua sistem.

Untuk itu Kini Raja Juli Antoni selaku menteri kehutanan RI menggaet Agam Rinjani dkk, selaku tim relawan Rinjani yang terlibat langsung evakuasi Juliana untuk duduk bersama  mengevaluasi Rinjani dan keselamatan pendakian.

Baca Juga: Komentar Akun Instagram Agam Rinjani Banjir Pujian dari Warga Brazil atas Aksi Heroiknya

"Saya ingin sekali ada perbaikan di taman Nasional kita," ujar Raja Juli Antoni dilansir SketsaNusantara.id dari laman tiktok @Raja Juli Antoni.

Selaku menteri kehutanan, ia kini melihat kasus Juliana Marins bukan hanya berbicara tentang keselamatan, namun juga akhirnya berkaitan dengan politik hubungan Indonesia dengan Brasil.

Selain itu ekspos media luar negeri yang sangat kencang akan kasus ini mengharuskan semua otoritas terketuk kesadaran bahwa Indonesia harus lebih berhati-hati pada dunia pendakian di Indonesia sebagai salah satu destinasi wisata.

Baca Juga: Perjalanan Panjang Jenazah Wanita Brazil dari Rinjani hingga Rio, Keluarga Ajukan Permintaan Mengejutkan di Pengadilan

"Jadi pemerintah harus benar-benar hadir untuk menjaga keselamatan, enggak jadi jargon aja, kita punya plan apa untuk memperkuat safety first itu," tegasnya.

Berdasarkan hal itu maka Raja Juli Antoni mengajak Agam Rinjani dan tim relawan membahas apa saja sebetulnya kebutuhan konsep safety first di gunung, mengingat mereka-mereka adalah orang-orang yang langsung bersentuhan dengan objek Rinjani setiap harinya.

Pada kesempatan itu, Agam Rinjani yang sebelumnya sudah banyak membicarakan tentang kelemahan-kelemahan sistem wisata di Taman Nasional Gunung Rinjani mengutarakan secara gamblang apa sebetulnya kebutuhan mereka saat di lapangan.

Baca Juga: Menhut Raja Antoni Bakal Ubah Aturan Pendakian! Libatkan Agam Rinjani, Ini Dia Rencana Kebijakan Barunya

"Jadi kita harus betul-betul punya guide yang ber license, itu yang paling penting," tegas Agam bahwa Rinjani membutuhkan guide atau pemandu-pemandu gunung resmi yang memiliki sertifikat resmi.

Sertifikat resmi sendiri menurutnya akan memberikan jaminan bahwa para guide ini merupakan orang-orang profesional lewat serangkaian pelatihan sehingga tak diragukan lagi kapasitasnya, ini penting untuk meminimalisir kejadian serupa.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: Tiktok @Raja Juli Antoni

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X