Kamis, 4 Juni 2026

Gencatan Senjata Iran-Israel Diumumkan Trump, Tapi Tak Ada Konfirmasi Resmi dari Kedua Pihak

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Selasa, 24 Juni 2025 | 09:04 WIB
Ilustrasi, Donald Trump mengumumkan gencatan senjata Iran-Israel. (Pexesl/Aaron Kittredge )
Ilustrasi, Donald Trump mengumumkan gencatan senjata Iran-Israel. (Pexesl/Aaron Kittredge )

SketsaNusantara.id - Ketegangan antara Iran dan Israel yang memanas dalam dua pekan terakhir mendadak diwarnai pernyataan mengejutkan dari mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Dalam sebuah unggahan di media sosial miliknya, Trump menyatakan bahwa kedua negara telah mencapai kesepakatan gencatan senjata penuh yang akan berlaku dalam waktu 6 jam.

Kabar tersebut langsung menyita perhatian publik dunia.Pasalnya, hingga saat ini belum ada satu pun konfirmasi resmi dari pihak Iran maupun Israel terkait pernyataan sepihak Trump tersebut.

Baca Juga: Bikin Khawatir, Verrell Bramasta Dikabarkan Terjebak di Daerah Konflik saat Ditugaskan ke Iran, Begini Kondisi Putra Venna Melinda

Meski begitu, unggahan Trump tetap memicu perdebatan hangat di berbagai platform internasional, terutama mengingat latar belakang konflik dan intervensi AS yang intens dalam wilayah tersebut.

Trump mengunggah pernyataan tersebut melalui akun pribadinya di platform Truth Social, Selasa, 24 Juni 2025. Dalam unggahan itu, ia menulis, "Telah sepenuhnya disetujui oleh dan antara Israel dan Iran bahwa akan ada Gencatan Senjata Lengkap dan Total (dalam waktu sekitar 6 jam dari sekarang)."

Trump mengklaim bahwa gencatan senjata akan dilakukan secara bertahap.

Baca Juga: Mulai Krisis Pasokan Energi hingga Lonjakan Harga Minyak Mentah, Pengamat Analisa Akibat Iran Tutup Selat Hormuz Karena Serangan Amerika

"Secara resmi, Iran akan memulai Gencatan Senjata dan, pada Jam ke-12, Israel akan memulai Gencatan Senjata dan pada Jam ke-24, Perang 12 Hari resmi berakhir," tulisnya.

Menurut Trump, kesepakatan ini dicapai tak lama setelah Amerika Serikat melakukan serangan udara terhadap 3 fasilitas nuklir Iran pada akhir pekan lalu.

Aksi tersebut memicu respons cepat dari Iran yang meluncurkan rentetan rudal ke arah pangkalan militer AS di Qatar.

Baca Juga: Arab Saudi Kecam Serangan AS dan Israel ke Iran, Serukan De-eskalasi serta Solusi Politik Demi Stabilitas Kawasan

Beruntung, pemerintah Washington menyatakan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Trump bahkan menyebut bahwa pernyataan ini menjadi momentum penting yang bisa mengakhiri siklus permusuhan.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X