Kamis, 4 Juni 2026

SBY Serukan Kewaspadaan Global atas Perang Iran-Israel: Situasi di Ambang Malapetaka dan Harus Dicegah

Photo Author
Dinzha Fairrana Atsir, Sketsa Nusantara
- Kamis, 19 Juni 2025 | 12:30 WIB
SBY serukan perdamaian dan berharap pemimpin-pemimpin dunia tidak mengambil tindakan gegabah yang bisa memicu perang besar. (X/@SBYudhoyono dan freepik/liuzishan)
SBY serukan perdamaian dan berharap pemimpin-pemimpin dunia tidak mengambil tindakan gegabah yang bisa memicu perang besar. (X/@SBYudhoyono dan freepik/liuzishan)

 

SketsaNusantara.id - Situasi di perang Iran-Israel semakin memanas setelah Iran menolak untuk bernegosiasi gencatan senjata dengan Israel.

Ditambah dengan desas-desus Israel yang berusaha menggaet Amerika Serikat untuk mengintervensi konflik tersebut, orang-orang di seluruh dunia mulai menyuarakan ketakutan akan pecahnya Perang Dunia ke-3.

Susilo Bambang Yudhoyono, Presiden Indonesia ke-6, ikut memberikan tanggapannya atas perang ini lewat cuitan akun X @SBYudhoyono pada tanggal 19 Juni 2025.

Baca Juga: Turis Asing Ramai-Ramai Kabur dari Israel, Peringatan Iran: Rezim Zionis akan Membayar Kejahatannya!

Dilansir SketsaNusantara.id dari cuitan tersebut, mantan presiden yang akrab dipanggil SBY ini menyampaikan kekhawatirannya atas situasi yang semakin berbahaya.

“Saat ini, situasi di Timur Tengah semakin berbahaya. Jika Perang Iran-Israel menjadi “out of control”, dunia benar-benar di ambang malapetaka,” tulisnya.

Menurut SBY, kondisi perdamaian dan keamanan di dunia berada dalam genggaman lima orang kuat (strong men) termasuk Benjamin Netanyahu dan Ali Khamenei selaku Perdana Menteri Israel dan Pimpinan Agung Iran.

Tiga sisanya adalah tokoh-tokoh lain yang punya pengaruh besar dalam politik dunia seperti Donald Trump, Vladimir Putin, dan Xi Jinping yang SBY nilai sebagai orang terkuat.

Baca Juga: 7 Fakta Masoud Pezeshkian Presiden Iran yang Undang Prabowo di Tengah Gempuran Israel: Dokter Jantung Anti Amerika Serikat yang Pernah Ikut Perang

Untuk saat ini, SBY berdoa agar para pemimpin ini diberikan ketenangan hati dan pikiran yang jernih agar tidak mengambil tindakan ceroboh yang membuat binasa dunia.

“Jangan ada salah keputusan dan “miscalculation” (salah hitung). Kalau gegabah dan salah, akan menimbulkan kematian dan kehancuran yang dahsyat di banyak bangsa dan negara,” pesannya dalam cuitan tersebut.

SBY juga memperingati bahwa dalam sejarah, dunia menyaksikan bagaimana perang tumbuh dari ego dan ambisi mereka yang memegang kekuasaan.

Padahal, sejatinya manusia mencintai kedamaian. Jangan sampai kehidupan orang-orang kecil yang hanya ingin menjaga perdamaian itu hancur karena haus dan nafsu para pemimpin tak bertanggung jawab.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X