SketsaNusantara.id - Zulfikar Akbar turut komentari polemik 'pencaplokan' empat pulau dari Provinsi Aceh ke Provinsi Sumatra Utara.
Melalui cuitan di akun X pribadinya, Zulfikar Akbar menyinggung sosok Bobby Nasution selaku Gubernur Sumatra Utara dalam pembahasan empat pulau tersebut.
Seperti diketahui bahwa terdapat empat pulau yang berpindah ke Sumatra Utara, diantaranya yaitu Pulau Lipan, Panjang, Mangkir Ketek, dan Mangkir Gadang.
Dalam cuitannya, Zulfikar Akbar tak segan menyebut Bobby Nasution sebagai begal.
"Gubernur Sumut ini lebih cocok alih profesi jadi begal daripada jadi pemimpin," tulisnya, dikutip dari akun X @zoelfick.
"Begal mungkin lebih terhormat, krn mereka biasanya tak perlu sembunyi di balik ketiak siapa pun," imbuhnya.
Zulfikar Akbar menilai cara berpikir Gubernur Sumatra Utara ini sudah seperti pembegal.
"Tak butuh intelektualitas atau kualitas berpikir. Cukup berbekal nafsu dan keberanian merampas yang bukan miliknya, sedikit kemampuan berjejaring, tahu bisa manfaatkan siapa, tahu jalan keluar dan masuk, itu saja cukup," ucapnya.
Dikatakan Zulfikar bahwa Bobby Nasution tahu kekuatan mana saja yang bisa diandalkan untuk memuluskan rencana merampas. Bahkan tak lagi malu-malu urusan rampas-merampas.
Baca Juga: Bobby Nasution Tegas Larang Kahiyang Masuk Politik, Warganet Ungkit Jejak Politik Keluarga Jokowi
Selain Bobby Nasution, Zulfikar juga menyinggung sosok sang mertua, Jokowi.
"Tambahan pula, nama mertua masih sangat diperhitungkan. Apalagi mertua sdh terkenal dgn reputasi bisa mengutak-atik apa saja demi tujuan tercapai,"
Artikel Terkait
Megawati Titip Pesan ke Prabowo: Harap Pemerintahannya Berjalan Baik, Isyarat Rekonsiliasi Politik atau Peringatan Halus?
Kenalkan 'Pandu', Mobil Taktis Listrik Buatan Pindad: Prabowo Tulis Pesan Khusus dan Ungkap Filosofi Nama dari Mahabharata
31 Triliun Dolar Dirampas Belanda dari Indonesia? Prabowo Bandingkan dengan PDB dan APBN 2025
Ngunduh Mantu Al Ghazali 19 Juni, Ahmad Dhani Siapkan Konsep Misterius, Prabowo Bisa Jadi Saksi Nikahnya?
Prabowo Yakin Indonesia Bisa Jadi Kekuatan Ekonomi Dunia, Janji Hilangkan Kemiskinan Sebelum Tahun Emas 2045