SketsaNusantara.id - Belum lama ini warga Jember dihebohkan dengan aksi 'hujan uang' yang terjadi di Alun Alun Nusantara Jember saat libur Idul Adha 2025.
Sebuah video viral yang diunggah di grup Facebook Info Warga Jember (IWJ) memperlihatkan sejumlah uang kertas berjatuhan dari langit, memicu antusiasme warga dan pengunjung yang tengah berada di sekitaran alun-alun.
Dalam video tersebut, tampak orang-orang berebutan memunguti uang pecahan Rp1.000 hingga Rp5.000 yang bertebaran di udara.
"Ini lur, ada hujan uang lokasinya di alun-alun Jember. Semua berebut itu dari atas ada yang lewat. Kasih duit yang banyak ya, ini ada yang dapat seribu ada yang dapat lima ribu," ungkap salah satu warganet yang merekam momen hujan uang yang terjadi pada hari Jumat, 6 Juni 2025 bertepatan dengan libur Hari Raya Idul Adha.
Video ini seketika ramai jadi perbincangan warganet hingga menimbulkan pro kontra di medsos. Banyak yang menganggap fenomena unik ini sebagai hiburan, namun tak sedikit yang mengkritik.
'Hujan uang' ini dinilai berbahaya karena pengunjung terfokus pada uang yang berhamburan dari atas langit dikhawatirkan menyebabkan kecelakaan lalu lintas hingga berpotensi merusak alun-alun Nusantara Jember.
Dalam video yang beredar, terlihat pula ada pesawat melintas diduga menyebarkan uang yang berjatuhan di sekitaran area alun-alun Jember. Hal ini memantik rasa penasaran publik, lantas siapa sosok di balik fenomena 'hujan uang' ini?
Rasa penasaran publik akhirnya terjawab. Ketua Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) angkat bicara menyebut 'hujan uang' yang terjadi di alun-alun Jember sengaja dilakukan bertepatan dengan latihan rutin para atlet olahraga gantole.
Gantole atau layang gantung merupakan jenis olahraga angin yang menggunakan alat bersayap lebar seperti layang-layang besar dan terlihat seperti pesawat mini saat terbang di udara.
Dalam olahraga ini, pilot akan berada pada pengaman harness dan mengontrol arah penerbangan dengan menggerakkan badannya.
"Pesawat gantole ini ditarik pesawat bermesin, dan latihan ini rutin dilakukan setiap hari Sabtu, Minggu, dan hari libur, sebagai bagian dari persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2025," ungkap Mahmud Rizal, ketua FASI dikutip SketsaNusantara.id dari akun Instagram @aslijembermat.
Artikel Terkait
Siap-Siap Tancap Gas! Bupati Jember Gus Fawait Bakal Segera Rombak Kabinetnya
Misteri Siswa SMK Perikanan dan Kelautan Puger Jember DIkabarkan Hilang saat Magang di Perairan Madura, Diduga Korban Mengalami Perundungan
Banjir Pujian! Viral Wanita di Jember Kenakan Gaun Pengantin Unik, Dirangkai dari Daun dan Bunga Asli Karya Desainer Lokal
Resmikan Klinik NU Pertama di Jember, Bupati Gus Fawait Berharap Bisa Bantu Beri Layanan Kesehatan Prima ke Masyarakat
Pemasangan Ratusan Tiang Listrik di Jalur Pantai Bandealit Jember Ditargetkan Rampung sebelum 17 Agustus Mendatang
17 Pulau Tersembunyi di Jember: Ada yang Luasnya Cuma Setengah Hektare, Tersebar dari Hutan Suaka Alam hingga Semak Belukar