SketsaNusantara.id - Isu uang damai dengan jumlah fantastis yang sempat beredar pasca kematian Argo Ericko Achfandi dibantah mentah-mentah oleh pihak Christiano Tarigan.
Setia Budi Tarigan yang baru-baru ini muncul langsung mengungkapkan bantahan serta pernyataan sikapnya atas kasus yang menyeret putranya tersebut.
Lewat video klarifikasi yang diunggah akun X @ilhampid, Setia Budi Tarigan dengan tegas membantah sejumlah rumor yang sempat beredar mengenai keluarganya, salah satunya isu uang damai.
Bukan hanya membantah, pria yang duduk di kursi komisaris PT Astra Multi Finance ini juga mengaku komunikasi dengan pihak korban baru sebatas pemulangan dan pemakaman Argo serta ucapan bela sungkawa.
Setia Budi Tarigan pun mengungkapkan keinginan pihaknya sejak awal dalam video berdurasi 8 menit 50 detik itu.
“Sesungguhnya sejak awal kami sangat ingin bersilaturahmi secara langsung ke rumah duka,” ungkapnya.
Keinginan tersebut sempat disampaikan beberapa kali oleh Setia Budi Terigan melalui perwakilan keluarga almarhum Argo Ericko.
Namun pria berkacamata ini memaklumi kondisi di pihak korban yang masih dalam suasana berduka.
Di sisi lain, ia beserta sang istri juga masih harus mendampingi Christiano Tarigan dalam proses hukum yang tengah berlangsung.
Selain membantah isu uang damai, pria yang mengantongi gelar sarjana dari Universitas Sumatera Utara ini juga dengan tegas menekankan bahwa sang putra dalam keadaan sepenuhnya sadar saat kecelakaan terjadi.
Bantahannya tersebut diperkuat dengan hasil urin Christiano Tarigan yang beberapa waktu lalu juga diungkap pihak Polresta Sleman.
Artikel Terkait
Cemburu Buta, Pria Siram Air Keras ke Mantan Istri dan Pasangan Barunya di Kemayoran, Polisi Ungkap Motif Pelaku
Keluarga Christiano Tarigan Sempat Sampaikan Permohonan Maaf dan Belasungkawa Pada Keluarga Korban, Begini Respon Ibunda Argo Ericko
Kecam Kasus Bullying yang Berujung Maut di SD Riau, SETARA Institute : Negara Jangan Tutup Mata
Status Kemahasiswaan Christiano Tarigan Pasca Jadi Tersangka Kecelakaan yang Tewaskan Argo Ericko, FEB UGM: Supaya Fair dan Objektif
Polres Indragiri Hulu Bantah Isu SARA dalam Kasus Tewasnya Siswa Kelas 2 SD di Riau, Keluarga Korban Soroti Dugaan Bullying