Kamis, 4 Juni 2026

Kenapa 17 Mei Jadi Hari Buku Nasional? Ini Sejarah, Tujuan, dan Harapan Besar di Balik Peringatan Literasi Ini

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Rabu, 14 Mei 2025 | 07:00 WIB
Ilustrasi, kenapa ada Hari Buku Nasional di Indonesia pada 17 Mei 2025? (Pexels/Min An)
Ilustrasi, kenapa ada Hari Buku Nasional di Indonesia pada 17 Mei 2025? (Pexels/Min An)

SketsaNusantara.id - Setiap tanggal 17 Mei, Indonesia memperingati Hari Buku Nasional.

Namun tak banyak yang tahu, ada sejarah dan alasan khusus di balik penetapan tanggal ini.

Bukan sekadar perayaan simbolis, Hari Buku Nasional punya misi besar. Tujuannya untuk mendorong budaya baca dan meningkatkan literasi masyarakat Indonesia.

Baca Juga: Kumpulan Link Download Twibbon Menyambut Hari Buku Nasional 2025 Desain Keren dan Terbaru untuk Bagikan di Medsos

Peringatan ini pertama kali dicetuskan oleh Abdul Malik Fadjar, saat menjabat sebagai Menteri Pendidikan Nasional dalam Kabinet Gotong Royong pada masa Presiden Megawati Soekarnoputri.

Dikutip SketsaNusantara.id dari Kemdikbud.go.id, Hari Buku Nasional bukan hanya untuk mengingatkan, tapi juga menggerakkan budaya literasi dari rumah hingga sekolah dan masyarakat luas.

Sejak saat itu, setiap 17 Mei menjadi momentum untuk mengingat pentingnya membaca dan menyebarkan buku berkualitas ke seluruh penjuru negeri.

Baca Juga: 10 Link Poster Tema Hari Buku Nasional, Gambar Spesial untuk Cerita WA, Instagram, dan Facebook Pada 17 Mei 2025

Pada awal 2000-an, minat baca masyarakat Indonesia masih tergolong rendah.

Maka, salah satu tujuan utama penetapan Hari Buku Nasional adalah menumbuhkan kebiasaan membaca.

Dari kebiasaan membaca inilah diharapkan akan tumbuh pendidikan yang berkualitas dan angka melek huruf yang lebih tinggi.

Baca Juga: Toko Buku Bekas Busri: Surga Literasi di Belakang Taman Sriwedari, Hidden Gem di Solo yang Sarat Nostalgia dan Ilmu

Tidak hanya soal membaca, Hari Buku Nasional juga diharapkan mampu meningkatkan angka penjualan buku serta memperluas akses masyarakat terhadap bacaan yang bermutu.

Buku bukan sekadar komoditas, tetapi fondasi utama dalam mencerdaskan bangsa.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: kemdikbud go id

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X