Kamis, 4 Juni 2026

Tewaskan 3 Balita! Inilah Kisah Tragis Kebakaran Rumah di Punggolaka Kendari, Begini Perkembangan Kasusnya

Photo Author
- Sabtu, 10 Mei 2025 | 19:48 WIB
Ilustrasi proses evakuasi kebakaran rumah di Kendari  (Pexels.com/Oscar Sanchez)
Ilustrasi proses evakuasi kebakaran rumah di Kendari (Pexels.com/Oscar Sanchez)

SketsaNusantara.idKebakaran hebat yang menghanguskan sebuah rumah di Kelurahan Punggolaka, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, pada Jumat 9 Mei 2025, hingga kini masih menyisakan duka mendalam.

Tiga balita dilaporkan meninggal dunia, sementara satu lainnya kini dalam kondisi kritis. Peristiwa tragis ini pertama kali diketahui publik melalui video yang beredar luas di media sosial.

Dilansir SketsaNusantara.id dari salah satu unggahan akun X @ireneclaire202, yang menampilkan momen evakuasi korban oleh petugas Pemadam Kebakaran dan warga sekitar.

Baca Juga: Pasca Kebakaran Kantor Bank Jatim Cabang Pembantu Kalisat Jember, Corporate Secretary Fenty: Pelayanan Tetap Berjalan Normal Meski Ada Pengalihan

Informasi seputar kejadian pun bermunculan dari warganet yang mengaku tinggal di sekitar lokasi.

Akun X @dindasaulus menyebut ibu dari para korban, seorang selebgram berinisial SA (23), memiliki lima anak dari beberapa pernikahan. Saat kebakaran terjadi, SA diketahui sedang keluar rumah sejak pagi untuk bekerja dan membeli makanan.

“Anak pertamanya dititipkan ke rumah nenek, sementara empat lainnya ditinggal di rumah. Dua anak dari pernikahan ketiga meninggal dunia—satu ditemukan di rumah, satu lagi meninggal saat dirawat. Balita bungsu ditemukan tak bernyawa bersama kakaknya dalam lemari,” tulis akun X @dndamvr.

Baca Juga: 5 Fakta Kebakaran Truk TNI Muat Amunisi di Tol Gempol Arah Malang: Kronologi hingga Update Kondisi Lalu Lintas, Ada Korban Jiwa?

Kanit Reskrim Polsek Mandonga, Iptu Andry Irwanto, mengonfirmasi bahwa penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Ia menekankan bahwa banyak informasi simpang siur beredar di media sosial.

“Pintu rumah dalam kondisi terkunci saat ditinggalkan oleh ibu korban, diduga untuk menjaga anak-anak tetap aman di dalam rumah,” jelas Iptu Andry.

SA kini menjalani pemeriksaan di Polsek Mandonga untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Sementara itu, satu balita yang selamat dalam kondisi kritis telah dirujuk dari RS Bhayangkara ke RS Hermina Kendari untuk mendapatkan perawatan intensif.

Baca Juga: Sedih, Warga Sintang Kalbar Kumpulkan Sisa Uang Gosong Pasca Rumahnya Kebakaran, Masih Bisa Ditukar Uang Baru? Begini Penjelasan Bank Indonesia

Tragedi ini memicu keprihatinan publik dan menyoroti pentingnya pengawasan anak, terutama di rumah yang tidak dilengkapi sistem keamanan memadai.

Hingga berita ini ditulis, Polisi masih mendalami kemungkinan unsur kelalaian dalam insiden yang mengundang perhatian nasional ini.***

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: X @ireneclaire202

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X