Kamis, 4 Juni 2026

Profil Ki Hajar Dewantara, Sosok di Balik Peringatan Hardiknas Tanggal 2 Mei, Keturunan Sultan Mataram yang Dijuluki Bapak Pendidikan

Photo Author
Siti Nurlaela Hanifah, Sketsa Nusantara
- Jumat, 2 Mei 2025 | 07:00 WIB
Ki Hajar Dewantara, sosok di balik lahirnya Hari Pendidikan Nasional (disdikbud.acehtengahkab.go.id)
Ki Hajar Dewantara, sosok di balik lahirnya Hari Pendidikan Nasional (disdikbud.acehtengahkab.go.id)

Kedua orang tua Ki Hajar Dewantara merupakan bangsawan Pura Pakualaman Yogyakarta.

Sang ayah adalah anak dari Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Ario Paki Alam III.

Pendidikan

Memiliki darah Kerajaan Mataram, Ki Hajar Dewantara mendapatkan privilage sehingga bisa merasakan pendidikan formal di Europeesche Lagere School (ELS), sekolah setingkat SD yang diperuntukkan bagi anak-anak Eropa.

Baca Juga: Selamat Hari Guru Nasional 2024! 10 Ucapan HGN Keren ala Ki Hajar Dewantara untuk Pahlawan Tanpa Tanda Jasa di Tanggal 25 November

Ki Hajar Dewantara juga pernah mengenyam pendidikan di Kweek School Yogyakarta sebelum akhirnya sekolah di STOVIA di Jakarta yang dikenal sebagai Sekolah Dokter Jawa.

Sayangnya, karena masalah kesehatan, Ki Hajar Dewantara tak bisa menyelesaikan pendidikannya di STOVIA.

Karier

Gagal jadi dokter, Ki Hajar Dewantara belajar sebagai analis dalam laboratorium Pabrik Gula Kalibagor di Banyumas.

Setahun kemudian ia menjadi pembantu apotekerdi salah satu apotek di Malioboro.

Baca Juga: 13 Twibbon Hari Pendidikan Nasional 2 Mei untuk Ucapan Selamat Hardiknas 2025 dengan Desain Gambar Ki Hajar Dewantara

Di saat bersamaan, ia menyambi sebagai jurnalis di surat kabar Sedyotomo, Midden Java dan De Express.

Setahun berkecimpung di dunia jurnalitik, Ki Hajar Dewantara masuk ke dunia politik dengan menjadi anggota Indische Partij , partai politik pertama di Hindia Belanda.

Bersama sahabatnya, dr. Cipto Mangunkusumo ia kemudian mendirikan Komite Bumi Putera.

Dibuang ke Belanda

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Sumber: Ki Hajar Dewantara: Pemikiran dan Perjuangannya, Museum Keba

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X