Kamis, 4 Juni 2026

Keji! Polisi Beberkan Beberapa Fakta Mengejutkan Soal Bayi 6 Bulan yang Dibanting di Kendari

Photo Author
Endang Hartatik, Sketsa Nusantara
- Rabu, 23 April 2025 | 19:14 WIB
PD pelaku penganiaya bayi saat berikan keterangan polisi  (Tangkapan layar YouTube tvOneNews )
PD pelaku penganiaya bayi saat berikan keterangan polisi (Tangkapan layar YouTube tvOneNews )

SketsaNusantara.id - Sebagai ibu kadang ada satu keadaan yang mengharuskan menitipkan anaknya yang masih kecil kepada orang lain.

Itu pula yang dilakukan oleh seorang ibu di Kendari yang terpaksa menitipkan anaknya yang masih berusia 6 bulan kepada adik ibunya sendiri (tante) karena harus bekerja ke luar kota.

Namun betapa mengejutkannya ketika mengetahui sang anak yang masih bayi itu dibanting oleh tantenya sendiri.

Baca Juga: Tingkatan Keterbukaan Informasi Publik, Pemkab Jember Perbaiki Kualitas SDM PPID

Peristiwa keji itu terjadi di Kecamatan Wua Wua Kendari, Sulawesi Tenggara dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube tvOneNews.

Setelah kejadian membanting bayi tersebut, pelaku diketahui merupakan seorang wanita berinisial PD (25) di Kendari, Sulawesi Tenggara.

Kini pelaku telah ditangkap polisi setelah video dirinya membanting bayi berusia 6 bulan viral di media sosial dan dari hasil pemeriksaan, pelaku melakukan aksinya saat ia dalam pengaruh narkoba jenis sabu.

Baca Juga: Gelar Monev PPID, Ketua TP3D Jember: Begini Cara Bikin Jember Maju

Keterangan itu didapatkan usai pelaku diminta keterangan serta tes urine yang dilakukan pihak kepolisian.

Menurut laporan polisi, pelaku mengakui tindakan keji itu dilakukan karena PD sakit hati dan kesal kepada ibu korban yang tidak pernah mengirimkan uang untuk kebutuhan bayi tersebut. 

Bahkan, pelaku sempat merekam aksinya saat membanting bayi itu ke kasur dan mengirimkannya kepada ibu korban.

Baca Juga: Kolaborasi Media dan Kampus: UPH Libatkan Wartawan dalam Lomba Masak Unik di Media Gathering 2025

Hal itu dikonfirmasi oleh Kompol Indra Asrianto selaku Kasubdit 4 Renakta Ditreskrimum Polda Sultra.

"Berawal dari informasi ibu korban sebenarnya paska dikirim video oleh pelaku dan ibu korban kemudian meminta salah satu kerabat untuk mengamankan yang bersangkutan," tegasnya.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: YouTube tvOneNews

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X