SketsaNusantara.id – Lebaran rasanya tak afdol jika tidak diisi dengan bermain ke pantai bersama keluarga dan sahabat. Namun, tak jarang kegiatan ini bisa berujung petaka jika kita tidak berhati-hati.
Hal itulah yang terjadi pada tiga orang pengunjung yang sedang menikmati Pantai Parangtritis pada Lebaran 2025 ini.
Ketiga wisatawan tersebut, menurut petugas, terseret arus rip current. Mereka adalah AA (19), AJ (22), dan AJP (18) yang merupakan warga Sorong dan Semarang.
AA dan AJ berhasil diselamatkan, sementara AJP masih dalam pencarian oleh tim SAR setempat.
Lalu, apa sebenarnya rip current itu? Dan bagaimana cara mengenali bahaya rip current saat berada di pantai?
Rip current, dirangkum dari laman ugm.ac.id, adalah arus pecah atau arus laut yang kuat dan berbahaya yang mengalir menjauhi pantai. Arus ini dapat menyeret perenang ke tengah laut dengan sangat cepat.
Rip current terbentuk ketika gelombang laut menghantam garis pantai, terutama di daerah yang memiliki cekungan atau palung di dasar laut. Air yang terkumpul di pantai kemudian mencari jalan kembali ke laut, membentuk arus yang kuat dan sempit.
Karena itulah, rip current bisa menyeret perenang ke tengah laut dengan kecepatan tinggi, bahkan dapat mencapai 2 meter per detik.
Mengingat betapa berbahayanya arus ini, berikut beberapa tips untuk mengenali tanda-tanda keberadaan rip current:
Tanda yang paling mudah dikenali adalah tidak adanya buih setelah ombak pecah. Jika ombak tidak pecah dan permukaan air terlihat tenang, justru di situlah biasanya terdapat arus balik yang sangat berbahaya, yaitu rip current.
Ketiadaan buih atau riak bukan berarti air aman—justru bisa menjadi pertanda adanya arus kuat yang mengalir menjauh dari pantai.
Artikel Terkait
Anti Bosan! Intip 5 Rekomendasi Wisata di Bandung yang Tetap Buka saat Libur Lebaran
Minim Budget? Inilah 5 Ide Aktivitas saat Libur Lebaran yang Murah-Meriah dan Bahkan Gratis
10 Link Background Ketupat untuk Poster Lebaran Ketupat 8 Syawal 1446 H, Koleksi serta Edit Gambar Sekreatif Mungkin Agar Perayaan Semakin Menarik
Serba-serbi Lebaran! Apa Jadinya Jika Kepala Seorang Balita Nyangkut di Dalam Kaleng Biskuit? Ini Solusi yang Dilakukan Petugas Damkar