Minggu, 19 Juli 2026

Kembang Api Tahunan Membawa Petaka, Ini Kronologi Petasan Pembawa Maut hingga Tewaskan 1 Orang Remaja di Madura

Photo Author
Endang Hartatik, Sketsa Nusantara
- Jumat, 4 April 2025 | 20:35 WIB
Kembang api membawa Petaka  (Pixabay christels)
Kembang api membawa Petaka (Pixabay christels)

SketsaNusantara.id - Perayaan Idul Fitri di Pamekasan, Madura, diwarnai oleh malapetaka yang berasal dari kembang api.

Festival kembang api tahunan tersebut berubah menjadi tragedi yang memilukan sebab mengakibatkan remaja tewas akibat ledakan kembang api dalam acara tersebut.

Seperti dilansir dari SketsaNusantara.id dikutip dari kanal YouTube KOMPASTV, tragedi akibat ledakan kembang api ini terjadi di Desa Pangorayan, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan, Madura.

Baca Juga: Mata Sayu Ridwan Kamil, Pilih Bungkam Saat Ditanya Soal Perselingkuhan Usai Sholat Idul Fitri, Kini Bakal Dipanggil KPK

Kejadian berlangsung saat perayaan Idul Fitri 1446 Hijriah yang memakan korban seorang remaja berinisial MR.

MR sendiri seorang pelajar SMA yang berasal dari Desa Larangan Badung, Kecamatan Palengaan.

Korban tewas akibat ledakan dari rangkaian kembang api yang dinyalakan pada festival kembang api tahunan tersebut.

Baca Juga: 8 Tradisi Bulan Syawal Setelah Idul Fitri Masyarakat Indonesia: Yogyakarta dan Solo Grebeg Syawal, di Madura Ada...

Dari keterangan beberapa saksi, terungkap kronologi kejadian maut tersebut dimana insiden bermula saat penyangga petasan roboh pada festival kembang api tersebut.

Akibat penyangga petasan itu roboh maka petasan meledak ke segala arah tanpa bisa dikendalikan.

Dari beberapa video amatir tampak para penonton panik dan ketakutan berlarian tak tentu arah.

Baca Juga: Surat Terbuka Masyarakat Madura di Yogyakarta, Desak Jaminan Keamanan hingga Tantang Carok Jika Premanisme oleh Oknum Papua Tak Dihentikan

Namun naasnya salah satu ledakan kembang api mengenai penonton di bagian kepala hingga ia tak sadarkan diri.

Belakangan diketahui bahwa korban merupakan seorang remaja berinisial MR, ia sempat dibawa ke rumah sakit.

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Sumber: YouTube KOMPASTV

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X