Minggu, 19 Juli 2026

TNI AL Anggarkan Pengadaan Buzzer Sebesar Rp 100 Miliar, Setelah Viral Hapus Kata 'Buzzer' Dalam Pengadaannya, Hilangkan Jejak Digital?

Photo Author
Qorry 'Aina Damayanti, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 29 Maret 2025 | 22:37 WIB
Heboh pengadaan Rp100 Miliar untuk buzzer oleh TNI AL (Freepik)
Heboh pengadaan Rp100 Miliar untuk buzzer oleh TNI AL (Freepik)

SketsaNusantara.id - Beredar tangkapan layar yang menunjukkan anggaran pengadaan aplikasi Information Response System bernilai Rp100 miliar.

Dalam unggahan akun X @Sinefail, ia membagikan tangkapan dari website Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa (LKPP).

Dalam tangkapan layar tersebut diketahui bahwa TNI AL mengadakan anggaran untuk aplikasi bernama paket "Pengadaan Aplikasi Information Response System".

Baca Juga: Mengaku Mulai Diserang Buzzer, Lisa Mariana Kini Tunjuk Pengacara Ini Untuk Menghadapi Ridwan Kamil

Pada bagian uraian pekerjaan, tertulis bahwa uraian pekerjaan dari anggaran ini yaitu Dispenal, yaitu dengan membangun sebuah sistem yang dapat meminimalisasi munculnya opini negatif yang tersebar di masyarakat umum dengan menyebarkan informasi positif melalui keterlibatan Key Opninion Leader (KOL) guna menggiring opini masyarakat ke arah opini positif dan kondusif.

Sementara pada bagian spesifikasi pekerjaan, disebutkan dengan jelas bahwa kerja-kerja demikian adalah buzzer.

"Penggiringan opini-opini ini biasanya dilakukan dengan memanfaatkan akun sosial media dengan menciptakan fenomena word of mouth atau dari mulut ke mulut di media sosial sebagai sarana untuk menyampaikan informasi secara berulang dengan tujuan untuk menjangkau dan menarik perhatian audiens yang lebih luas,"

Baca Juga: Heboh Sheila Saukia Diduga Jadi Juragan Buzzer! Chat Bagi-Bagi THR Viral di Medsos hingga Bikin Bella Shofie Kesal: Kenapa Nama Saya Ikut Terseret?

"Metode seperti ini juga dikenal dengan sebutan Buzzer," tulis dalam keterangan website tersebut.

Rencana pengadaan buzzer sebesar Rp100 Miliar ini diumumkan pada Desember 2024 lalu.

Sontak anggaran TNI AL ini ramai dikritik netizen, pasalnya pemerintah menetapkan anggaran sebesar Rp100 miliar untuk hanya untuk buzzer.

Baca Juga: Drama Pengesahan RUU TNI: Dari Massa Protes, Buzzer Gelagapan, hingga Dugaan Dukungan yang Tak Paham Konteks

"Mereka berteriak karena dibayar. Kita berteriak karena mencintai negeri ini. perbedaannya, Ketika berbayar takada, mereka berhenti, dan mencari muntahan lain. kita takkan pernah berhenti karena mencintai negeri ini tak terbatas dan bukan uang tolak ukurnya. Jayalah Indonesiaku," komentar netizen.

"ohhh ini fungsinya kalian ngga kena apisiensi? wkwkwkwk kocak," tulis netizen.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: X @Sinefail

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X