SketsaNusantara.id – Dalam menjalankan bisnis, banyak pengalaman yang dijalani oleh para pelaku usaha. Tak sekedar untung-rugi, mereka seringkali menerima pengalaman di luar usaha yang mereka jalankan.
Hal itu dialami oleh Feri Ermanto (38), warga Dusun Kademangan, Desa/Kecamatan Gudo, Jombang. Pemilik Agen BRILink Tauron Link ini seringkali menggagalkan aksi penipuan yang bakal menimpa pelanggannya. Dia mengaku, sejak membuka usaha sebagai Agen BRILink, tahun 2014, sudah tak terhitung penipuan yang digagalkan pria dua anak ini.
“Sejak membuka Agen BRILink sampai sekarang, aksi penipuan yang saya gagalkan jumlahnya tak terhitung,” kata Feri kepada SketsaNusantara.id, Jumat 28 Maret 2025.
Baca Juga: Kisah Sukses Peternak Ikan Air Tawar Bermitra dengan BRI
Meski demikian, ia sempat kebobolan. Penipu berhasil mengelabuhi pelanggannya yang mengakibatkan kehilangan sejumlah uang. Hal itu terjadi pada awal mula dia bermitra dengan BRI sebagai Agen BRILink.
Baca Juga: BRI Tetap Buka Selama Libur Idul Fitri 2025, Berikut Jadwal dan Layanan yang Tersedia
“Ada juga pelanggan saya yang tertipu. Modusnya mereka disuruh transfer sejumlah uang kepada penipu tanpa ada kejelasan sesudahnya. Penipuan itu terjadi saat pertama kali saya membuka Agen BRILink,” ungkapnya.
Feri mengaku tidak bisa mengidentifikasi aksi penipuan melalui pelanggannya yang akan bertransaksi di BRILink yang ia kelola.
Kejadian tersebut menjadi pengalaman berharga bagi dirinya dalam melakukan pelayanan terhadap pelanggan yang menggunakan jasa layanan transaksi keuangan di tempatnya.
“Sejak kejadian itu saya sangat berhati-hati saat melakukan pelayanan transaksi keuangan kepada pelanggan. Kalau terjadi lagi kan kasihan pelanggan saya. Selain itu saya juga kena dampaknya. Bagi pelanggan yang kurang mengerti, bisa jadi mereka tak akan kembali,” kata Feri.
Baca Juga: Rasakan Kemudahan Pendanaan BRI, Omset Pedagang Kuliner di Jombang Ini Terus Alami Peningkatan
Saat itu juga dia mengingat-ingat gerak-gerik pelanggan yang jadi korban penipuan. Saat datang, ceritanya, pelanggan tersebut tergesa-gesa. Kemudian, lanjutnya, pelanggan tersebut saat proses pelayanan seringkali menerima telepon dengan raut muka seperti ketakutan dan was-was.
Dengan ciri-ciri yang ia ingat itu, ia selalu memperhatikan setiap ada pelanggan yang bertransaksi ke tempatnya. Alhasil, ada pelanggan yang sama persis berperilaku seperti itu.
“Setiap kali ada pelanggan saya selalu mengamati gerak gerik. Sehingga saya hafal, pelanggan yang normal atau pelanggan yang akan kena penipuan. Kalau ada pelanggan dengan ciri-ciri mengkhawatirkan, langsung saya peringatkan,” beber Feri.
Artikel Terkait
BRI Bawa UMKM Indonesia ke Amerika, Potensi Ekspor Capai Rp28 M di Natural Product Expo West
Mudik Lebaran 2025 Jadi Lebih Mudah dan Nyaman, BRI Group Fasilitasi 8.482 Pemudik dengan Bus Gratis ke Berbagai Kota
Mudik Makin Nyaman! BRI Sediakan Posko Mudik BUMN dengan Cek Kesehatan, Takjil Gratis, dan Area Bermain Anak