SketsaNusantara.id - Efisiensi yang digaungkan oleh Presiden Indonesia Prabowo Subianto terus digelorakan hingga di setiap daerah, termasuk Kabupaten Jember.
Bupati Jember Muhammad Fawait terus melakukan efisiensi di berbagai sektor, untuk menunjang program prioritas.
Namun, dia menegaskan bahwa efisiensi ini tak mengganggu program yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. Salah satunya, terkait dengan pemenuhan kesehatan warga Jember.
Seperti kita tahu, per 1 April 2025 nanti, seluruh warga yang ber-KTP Jember dapat menikmati pengobatan gratis. Baik di puskesmas dan rumah sakit dalam Jember maupun luar Jember.
"Lantas, bagaimana kalau tidak punya BPJS? Tenang, nanti pemerintah Kabupaten Jember yang bayari," tegas Gus Fawait.
Untuk memaksimalkan hal itu, Gus Fawait melakukan efisiensi dengan memotong anggaran perjalanan dinas.
Lebih lanjut, Gus Fawait menambahkan bahwa angka kematian ibu dan bayi di Jember cukup tinggi. Oleh karena itu, dia meminta setiap camat untuk melakukan pendataan pada ibu hamil.
Menurut dia, setiap ibu hamil di Jember perlu dilindungi dengan pengobatan gratis. Dengan demikian, dapat menekan AKI-AKB, sekaligus memberikan kenyamanan dan keamanan pada ibu hamil dan calon bayinya.
Namun, dia mengajak setiap ibu hamil untuk segera memeriksakan kandungan jika mengetahui dirinya hamil.
"Akan kami sediakan spesialis kandungan dan spesialis anak di setiap puskesmas," ungkapnya.
Artikel Terkait
Selamat! Bupati Jember Gus Fawait Kembali Terpilih Jadi Ketua Tidar Jawa Timur Periode Kedua
Kuatkan Pondasi Pembangunan 5 Tahun Mendatang, Bupati Jember Gus Fawait Lakukan Sejumlah Terobosan
Catat Tanggalnya! Program Layanan Kesehatan Gratis Diluncurkan Pemkab Jember, Gus Fawait: Masyarakat Bisa Berobat di Seluruh Faskes di Indonesia
Beri Kenyamanan Warga Jember, Gus Fawait Bakal Sediakan Mobil Sehat
Bupati Jember Gus Fawait Fokuskan RPJMD pada Pengentasan Kemiskinan: APBD Kita Bisa Difokuskan ke Program Kemasyarakatan