SketsaNusantara.id - Komisi B DPRD Jember melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke perumahan di Kecamatan Sumbersari, Selasa 19 Maret 2025 malam.
Kedatangan anggota DPRD Jember tersebut sebagai tindak lanjut dari hasil rapat dengar pendapat (RDP), yang sebelumnya dilakukan karena tengah berkonflik dengan pihak pengembang.
"Kami datang langsung untuk memastikan keluhan masyarakat dan melihat lokasi-lokasi, yang sebelumnya dijanjikan oleh pihak pengembang," ujar Anggota Komisi B DPRD Jember Wahyu Prayudi Nugroho, Rabu 19 Maret 2025.
Ia menjelaskan, beberapa keluhan yang disampaikan warga berupa tidak adanya fasilitas sosial (fasos) dan fasilitas umum (fasum), yang disediakan oleh pihak pengembang.
"Memang kami melihat ada beberapa hal yang kita temukan, setelah di cek tidak ada fasos khususnya pemakaman," imbuhnya.
"Padahal, dalam perencanaan pembangunan perumahan ini seharusnya fasos sudah disediakan lahannya untuk warga perumahan tersebut," tuturnya.
Wahyu menyampaikan, ada temuan terkait akses lainnya yang tidak memenuhi standard.
"Seperti jalan utama keluar masuknya perumahan tidak memadai, kemudian gorong-gorong yang ditutup. Padahal ini tidak boleh dilakukan oleh pihak pengembang," jelasnya.
"Selanjutnya saluran pembuangan air yang buruk, sehingga kala hujan pasti akan terjadi banjir," tuturnya.
Maka tindaklanjut selanjutnya, menurut politisi PDI Perjuangan ini dengan memanggil pengembang dan mempertanyakan persoalan perizinan pembangunan perumahan.
Baca Juga: Fraksi NasDem DPRD Jember Berikan 7 Masukan Penting pada Usulan Perubahan Perda Nomor 3 Tahun 2016
"Site plan ini kan seharusnya memang harus mendapatkan persetujuan beberapa OPD sebelum membangun perumahan, sehingga ini akan kami pertanyakan mengapa bisa mendapatkan perizinannya," tegasnya.***
Artikel Terkait
Pasien di RSD dr Soebandi Tak Bisa Pulang Terkendala Data BPJS, Anggota DPRD Jember Turun Tangan
Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember Sepakat Retribusi Pasar Diturunkan, Wakil Ketua Widarto: Tapi Harus Revisi Perda
8 Tahun Developer Janjikan Lahan Pemakaman, Warga Perumahan di Kecamatan Sumbersari Minta Pertolongan Komisi B DPRD Jember
Komisi B DPRD Jember Temukan Dugaan Praktik Curang pada Minyak Goreng Minyakita: Isi Volume dan Harganya Berbeda!
Pemkab Jember Usulkan Perubahan Raperda Nomor 13 Tahun 2016 ke DPRD Jember, Bupati Gus Fawait: Semangat Efektif dan Efisien
Usulan Perubahan Perda Susunan Perangkat Daerah, Fraksi PKB DPRD Jember Fokuskan pada Sektor Pertanian
Pembahasan Usulan Perubahan Perda 3 Tahun 2016, Jubir Fraksi Gerindra DPRD Jember: Harus Tepat Fungsi, Proses dan Ukuran!
Fraksi NasDem DPRD Jember Berikan 7 Masukan Penting pada Usulan Perubahan Perda Nomor 3 Tahun 2016
17 Plt Pejabat Dipersoalkan, Anggota Fraksi Gerindra DPRD Jember Minta Wabup Fokus Pada Persoalan Tenaga Honorer Non ASN!
Ketua Fraksi NasDem DPRD Jember Minta Wabup Fokus Jalankan Program Sesuai Visi Misi: Jangan Terlalu Offside!