SketsaNusantara.id - Viral di media sosial, video detik-detik Arya Mandalika membongkar sepasang kursi yang dipercaya tempat duduk Prabu Siliwangi dan Nyai Subang Larang di Masjid Agung Karawang.
Pria yang juga pimpinan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) dengan namanya tersebut mengungkap beberapa alasan di balik pembongkaran sepasang kursi itu.
Arya menilai, langkah tersebut diambil untuk mencegah potensi penyimpangan akhlak dan praktik kemusyrikan.
Terlebih lagi, Masjid Agung Karawang merupakan salah satu masjid tertua di Pulau Jawa.
Dilansir SketsaNusantara.id dari akun X @bacottetangga__, dengan nada berapi-api, Arya nampak memasuki halaman Masjid Agung Karawang.
Ia bahkan mengancam akan membongkar sepasang kursi yang ada di dalamnya dan melaporkannya ke polisi.
Di dalam video, terlihat sepasang kursi tersebut diletakkan di ruangan berkaca yang terkunci.
Arya lantas memaksa pengurus masjid untuk membuka ruangan kaca tersebut.
“Bongkar itu, masa ada kursi Prabu Siliwangi di masjid. Tuh liat, apa manfaatnya coba. Buka kuncinya, malu-maluin aja,” kata Arya.
“Itu kunci itu di mana, keluarin aja kursi itu, itu kunci mana kunci? Tanyakan itu kursi, kursi apa? Itu kuncinya mana? Keluarin itu,” tanya Arya pada pengurus Masjid Agung Karawang.
Arya berdalih, tidak ada bukti otentik yang menunjukkan bahwa sepasang kursi tersebut merupakan peninggalan Prabu Siliwangi dan Nyi Subang Larang.
Artikel Terkait
Punya Keturunan dari Bangsa Jin, Kesaktian Prabu Siliwangi Kerajaan Pajajaran Tidak Main-Main
Jejak Pelarian Prabu Siliwangi di Cagar Alam Leuweung Sancang Garut hingga Legenda Maung Bodas
8 Raja di Kerajaan Sunda yang Memiliki Gelar Prabu Siliwangi: Salah Satunya Memimpin sampai 1 Abad?
Bukan Nama Sesungguhnya, Benarkah Gelar Prabu Siliwangi dari Kerajaan Pajajaran di Jawa Barat Masih Memicu Perdebatan?
Kisah 3 Anak Prabu Siliwangi, Meninggalkan Kerajaan Sunda hingga Menjadi Tokoh Besar Penyebar Islam di Pulau Jawa