SketsaNusantara.id - Suami Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mendadak disorot usai dituding terlibat dalam skandal korupsi impor gula tahun 2015-2016.
Noer Fajrieansyah dituding turut berperan dalam kasus yang melibatkan mantan Menteri Perdagangan Tom Lembong.
Saat itu Noer Fajrieansyah menjabat sebagai Direktur Utama Sumber Daya Korporat PT. Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI), salah satu perusahaan BUMN yang bergerak di sektor perdagangan, teremasuk impor gula.
Noer Fajrieansyah bukanlah orang baru di sejumlah perusahaan plat merah milik negara.
Dari halaman profil Linkedin miliknya, ia sudah pernah bekerja di 6 perusahaan BUMN berbeda.
Mulai dari PT. Antam hingga teranyar, ia didapuk menjadi komisaris di PT. Petrokimia Gresik sejak 2021.
Pernah bekerja sebagai petinggi di sejumlah perusahaan BUMN, Noer Fajrieansyah memiliki kekayaan yang cukup fantastis.
Bahkan jika dibandingkan, kekayaan Noer Fajrieansyah lebih banyak ketimbang harta sang istri, Meutya Hafid.
Berdasarkan laporan kekayaan Meutya Hafid dalam LHKPN per 22 Juli 2024, mantan jurnalis tersebut memiliki harta senilai Rp18 miliar.
Sementara kekayaan Noer Fajrieansyah, 40 persen lebih banyak dari milik Menteri Komunikasi dan Digital periode 2024-2029 tersebut.
Artikel Terkait
Siapa Fadia A Rafiq, Profil Bupati Pekalongan yang Tuai Kontroversi karena Komentar Kasar ke Warganet
Banjir Lumpuhkan RSUD Kota Bekasi, Listrik Mati, Pasien ICU Dievakuasi
3 Fakta Fadia A Rafiq, Bupati Pekalongan yang Viral karena Komentar 'Mampus' ke Warganya
Enggan Salahkan Siapapun, Gubernur Pramono Anung Ungkap Penyebab Banjir di Jakarta
Warganya Kebanjiran hingga Mengungsi ke Tenda Darurat, Keluarga Wali Kota Bekasi Malah 'Staycation' di Hotel Mewah, Netizen: Pakai Uang Siapa?