Kamis, 4 Juni 2026

Enggan Salahkan Siapapun, Gubernur Pramono Anung Ungkap Penyebab Banjir di Jakarta

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Rabu, 5 Maret 2025 | 12:32 WIB
Potret Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.  (Instagram.com/@pramonoanungw)
Potret Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. (Instagram.com/@pramonoanungw)

SketsaNusantara.id - Banjir kembali melanda berbagai wilayah di DKI Jakarta pada Selasa, 4 Maret 2025. Air menggenangi jalanan, rumah warga, dan fasilitas umum, menimbulkan kemacetan serta gangguan aktivitas.

Menariknya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut curah hujan di ibu kota sebenarnya cukup rendah. Ia menegaskan bahwa penyebab utama banjir kali ini bukanlah hujan lokal, melainkan air kiriman dari daerah hulu.

“Banjir yang terjadi di Jakarta sekarang ini boleh dikatakan mayoritas hampir 90 persen lebih adalah kiriman,” ujar Pramono kepada awak media di Pintu Air Manggarai, Jakarta Selatan, Selasa 4 Maret 2025.

Baca Juga: Banjir Lumpuhkan RSUD Kota Bekasi, Listrik Mati, Pasien ICU Dievakuasi

Pemerintah Provinsi DKI pun telah meminta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) guna mengatasi potensi banjir yang lebih besar.

Sebagai langkah antisipasi, Pramono memastikan Pemprov DKI akan menerapkan teknologi modifikasi cuaca dalam lima hari ke depan. Menurutnya, BNPB telah mulai melakukan upaya ini sejak hari Selasa.

“Kita akan melakukan modifikasi cuaca untuk perkiraan lima hari ke depan,” jelasnya.

Baca Juga: Beredar Video Banjir ‘Ubah’ Kelapa Gading di Jakarta Utara Jadi Wahana Water Park, Netizen: Perasaan Aman Aman Hari Ini

“Hari ini BNPB sudah melakukan OMC, dan mungkin besok atau paling lambat hari Kamis kita akan melanjutkannya.”

Upaya ini diharapkan dapat mengurangi curah hujan yang berpotensi memperparah genangan di ibu kota.

Meski menyebut air kiriman sebagai faktor utama, Pramono menegaskan bahwa Pemprov DKI tetap bertanggung jawab dalam menangani banjir. Ia enggan menyalahkan pihak lain atas situasi ini.

Baca Juga: Viral! 4 Pria di Bekasi Terekam Kamera Jebol Tembok Pembatas Perumahan, Diduga untuk 'Pindahkan' Banjir ke Pemukiman Warga

“Kami tidak mau menyalahkan siapa pun. Ini menjadi tanggung jawab pemerintah Jakarta untuk mengatasi itu,” ucapnya.

Di tengah kondisi ini, Pemprov DKI juga akan mengaktifkan Kampung Siaga Bencana sebagai langkah mitigasi. Program ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana, termasuk banjir.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X