SketsaNusantara – Godaan untuk kembali menarik selimut setelah menyantap hidangan sahur memang sangat berat, terutama saat kantuk menyerang menjelang waktu imsak dan subuh.
Namun, pakar kesehatan sekaligus influencer Dokter Tirta Mandira Hudhi memberikan peringatan keras terkait kebiasaan ini.
"Sunnahnya setelah sahur itu ngaji sama zikir, ini ada alasannya lho," ungkap dokter Tirta dikutip dari kanal YouTube HealthyClippp.
"Sunnah nya itu setelah sahur tidak tidur tapi bekerja, kalau tiada kerjaan ngaji," imbuhnya.
Menurut Dokter Tirta, tidur sesaat setelah perut terisi penuh saat sahur dapat memicu berbagai gangguan kesehatan yang justru akan mengganggu kenyamanan ibadah puasa kamu sepanjang hari.
Dokter Tirta mengatakan bahwa tidur lagi setelah sahur akan mengacaukan jam tidur sama pencernaan kita.
Baca Juga: 7 Ucapan Sahur Ramadhan 1447 Hijriah, Pesan untuk Semangat Bangun Sahur dan Berpuasa
Menurutnya, saat kita tidur, fungsi metabolisme tubuh melambat, termasuk sistem pencernaan.
Makan sahur yang seharusnya menjadi sumber energi justru akan "tertahan" di lambung lebih lama jika kamu langsung tidur.
Hal ini sering kali menyebabkan perut terasa begah, kembung, atau tidak nyaman saat bangun di pagi hari untuk beraktivitas.
Dokter Tirta juga mengingatkan bahwa kalori yang masuk saat sahur seharusnya digunakan sebagai energi untuk beraktivitas.
Jika langsung dibawa tidur, energi tersebut tidak terpakai dan tubuh cenderung menyimpannya dalam bentuk lemak.