lifestyle

Apa itu Askariasis? Mengenal Gejala Infeksi Akibat Cacing Gelang, Berkaca pada Balita Raya yang Meninggal di Sukabumi, Begini Cara Pencegahannya

Kamis, 21 Agustus 2025 | 07:24 WIB
Ilustrasi - balita kerap terserang ascariasis, infeksi cacing yang berakibat fatal hingga berujung kematian seperti yang dialami Raya di Sukabumi (Freepik/Siraphol Siricharattakul)

Penyakit ini sebagian besar menyerang anak-anak dan balita yang sering memasukkan jari tangan ke dalam mulut.

Infeksi cacing pita dapat menyebabkan kekurangan gizi karena mengganggu penyerapan nutrisi di usus, sehingga menyebabkan gangguan kesehatan, bahkan berakibat fatal hingga berakhir pada kematian.

Baca Juga: Mirip Flu dan Tipes! Kenali Gejala Leptospirosis di Musim Hujan, Infeksi Serius Akibat Tikus yang Bisa Menyebabkan Kematian

Gejala ascariasis bervariasi tergantung tingkat infeksi. Pada kasus ringan, penderita akan mengalami demam hingga tidak terlihat mengalami gejala yang signifikan.

Pada umumnya pasien penderita askariasis biasanya mengalami gejala demam, nyeri perut dan muntah, diare atau sembelit. Perut membuncit, namun badan semakin terlihat kurus karena nafsu makan menurun.

Selain itu, penderita askariasis yang cukup parah akan mengalami gejala batuk terus-menerus bahkan sampai sesak napas karena infeksi cacing gelang menyerang masuk ke paru-paru.

Pasien dengan infeksi parah juga bisa mengeluarkan cacing dari mulut (melalui muntahan), hingga hidung, atau anus seperti yang dialami Raya.

Baca Juga: Cek Fakta: Benarkah Cabut Gigi Bisa Menyebabkan Kebutaan? Pakar Kesehatan Beberkan Fakta Mengerikan Akibat Infeksi Gigi yang Bisa Berakibat Fatal

Penyakit ini umumnya ditemukan di daerah tropis dan subtropis di Asia. Pencegahan askariasis harus dimulai dari pola hidup bersih dan sanitasi yang layak.

Cara terbaik untuk mencegah infeksi askariasis adalah mencuci tangan dengan bersih menggunakan sabun, terutama sebelum makan dan setelah buang air.

Pastikan konsumsi buah dan sayur yang sudah tercuci bersih, makan makanan yang sudah matang dengan sempurna (pada daging) dan meminum air bersih.

Bagi anak-anak, orang tua setidaknya rutin memberikan obat cacing minimal 6 bulan sekali. Hindari anak bermain langsung di tanah tanpa alas kaki serta menjaganya dalam kondisi lingkungan bersih dan higienis.

Baca Juga: 5 Fakta Malaria, Penyakit Endemik di Indonesia, Punya Gejala Mirip Demam Berdarah hingga Wilayah dengan Kasus Positif Terbanyak

Kebersihan rumah dan lingkungan sekitar harus selalu terjaga, terutama bagi masyarakat yang memiliki kandang ternak atau hewan peliharaan.

Dalam kasus Raya, kondisi sosial keluarga sangat memprihatinkan. Ia merupakan anak dari pasangan penyandang disabilitas mental yang tinggal di rumah bilik dengan lantai panggung dan di bawahnya terdapat kandang ayam yang terkontaminasi kotoran.

Halaman:

Tags

Terkini