SketsaNusantara.id - Isu mengenai kulit ayam sebagai penyebab kanker sering terdengar di telinga, namun benarkah klaim tersebut?
Menanggapi hal ini, dr. Tirta Mandira Hudhi atau lebih dikenal dengan dr. Tirta, seorang dokter dan influencer kesehatan, memberikan penjelasan ilmiah.
Dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube Tirta PengPengPeng, dr. Tirta menyampaikan penjelasan lengkap terkait klaim tersebut.
Ia menjelaskan bahwa kulit ayam pada dasarnya merupakan bagian yang tinggi kandungan lemak atau fat, bukan zat pemicu kanker secara langsung.
Lemak pada kulit ayam berada tepat di bawah lapisan kulit, sebagaimana halnya pada manusia, di mana jaringan adiposa (lemak) berada di bawah kulit.
Ia juga menambahkan bahwa yang sering disalahpahami masyarakat adalah asumsi bahwa semua jenis lemak otomatis menyebabkan kanker.
Baca Juga: Ngaku Sering Ngantuk Habis Makan? Dokter Tirta Bongkar Penyebab Sebenarnya
Padahal, konsumsi lemak dalam jumlah wajar masih tergolong aman.
Permasalahan muncul ketika kulit ayam dikonsumsi secara berlebihan, misalnya dalam jumlah besar dan rutin setiap hari selama bertahun-tahun.
Dalam skenario ekstrem seperti itu, potensi efek negatif seperti peningkatan kadar trigliserida memang mungkin terjadi, tetapi tetap bukan penyebab langsung kanker.
Baca Juga: Selaras dengan Pemkab Jember, Perumdam Tirta Pandhalungan Bebaskan Denda Air
Ia lebih menekankan bahwa yang berpotensi memicu kanker adalah proses memasak yang salah.