lifestyle

Apa itu Stevens Johnson Syndrome? Ini Sederet Fakta Penyakit Langka yang Dikaitkan dengan Ruam Kulit Jokowi, Ternyata Pernah Dialami Kartika Putri

Senin, 23 Juni 2025 | 14:25 WIB
Potret perubahan kulit Jokowi yang tampak pucat dengan bercak hitam dan ruam kulit pada bagian wajah dan leher yang jadi sorotan hingga dikaitkan dengan Stevens Johnsons Syndrome (Instagram/jokowi)

Selaput lendir, seperti mulut, hingga mata juga sering terdampak, menyebabkan luka. Kemudian lepisan atas kulit yang terkena akan mengelupas dan mulai pulih selama beberapa hari.

Dalam kasus Jokowi, ruam dan bercak yang terlihat dari wajah hingga lehernya memicu dugaan SJS.

Namun, pihak keluarga membantah tudingan ini dan menyebut Mantan Presiden ke-7 RI ini mengalami alergi kulit yang menyebabkan peradangan sehingga secara visul kulitnya tampak berbeda dari biasanya.

Baca Juga: BPJS Kesehatan Tegaskan Dokter Umum Bisa Tangani 144 Penyakit Sesuai Standar Tanpa Harus ke Rumah Sakit

3. Penyebab SJS Dipicu Alergi terhadap Obat-Obatan

Mengutip dari situs National Libary of Medicine, sekitar 75-85% kasus SJS dipicu oleh reaksi alergi terhadap obat-obatan, seperti antibiotik (sulfonamida), antikonvulsan (lamotrigine, carbamazepine), atau obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID).

Infeksi seperti Mycoplasma pneumoniae atau virus herpes juga bisa menjadi pemicu, meski hal lebih jarang ditemui. Faktor genetik juga meningkatkan risiko pada beberapa kelompok etnis, terutama masyarakat keturunan Asia.

Kondisi ini lebih mungkin terjadi pada orang yang terinfeksi virus imunodefisiensi manusia (HIV), dan pneumonia atau virus influenza.

Dalam kasus Jokowi, alergi kulit diduga dipicu oleh perubahan cuaca ekstrem saat kunjungan ke Vatikan pada bulan April 2025 lalu saat menghadiri pemakaman Paus Fransiskus, bukan karena obat atau terkena infeksi.

Baca Juga: Terjadi Peningkatan COVID-19 di Luar Negeri, Dirjen Penanggulangan Penyakit Kemenkes Keluarkan SE Untuk Rumah Sakit dan Puskesmas

4. SJS Berakibat Fatal hingga Berujung Kematian

Meski Jokowi tidak terjangkit SJS, namun publik menyarankan suami Iriana itu menjalaini perawatan intensif di rumah sakit terbaik untuk mencegah kemungkinan terburuk.

Sindrom Stevens-Johnson dapat menyebabkan komplikasi serius yang menyebabkan masalah serius seperti infeksi yang perubahan warna kulit. Area kulit yang mengelupas juga akan kehilangan cairan yang mengakibatkan dehidrasi.

Selain itu, SJS juga bisa menyebar pada masalah pada organ seperti paru-paru, hati, dan ginjal serta mengakibatkan masalah pada mata yang mengakibatkan peradangan jangka panjang atau masalah penglihatan.

Namun, SJS tidak menular karena merupakan reaksi hipersensitivitas, bukan infeksi. Perawatan di unit intensif atau ruang bakar diperlukan untuk mencegah komplikasi.

Halaman:

Tags

Terkini