2. Sering merasa linglung
3. Sulit berkomunikasi
4. Suasana hati dan perilaku cepat berubah-ubah seperti menjadi lebih pemarah, cemas, hingga depresi
5. Turunnya fungsi motorik
Baca Juga: 4 Manfaat Positif Ngobrol Santai dengan Keluarga, Sudahkah Hari ini Berbincang dengan Mereka?
Demensia tidak hanya berdampak pada otak, tetapi juga tubuh dan kondisi psikologis seseorang.
Walau terlihat menyeramkan, sebaiknya jangan terlalu mencemaskan kondisi ini hingga muncul ketakutan yang berlebihan. Risiko demensia dapat dicegah dengan menjunjung pola hidup sehat sejak dini.
Menurut dr. Gea Pandhita S dalam Seminar Online ALZI Pusat tentang Pencegahan Demensia Sejak Remaja yang dikutip oleh SketsaNusantara.id, berikut ini adalah beberapa tips preventif mengurangi risiko demensia di masa tua:
1. Mengendalikan tekanan darah sistolik
2. Melindungi organ pendengaran terhadap potensi-potensi gangguan pendengaran
3. Melindungi kepala dari cedera
4. Menjauhi paparan polusi udara dan asap rokok
5. Tidak merokok/berhenti merokok
6. Tidak mengonsumsi alkohol