2. Bahni Bahna Amurbeng Jurit
Bahni Bahna Amurbeng Jurit mengandung makna bahwa seorang pemimpin harus selalu berada di depan menjadi contoh.
Utamanya contoh dalam membela kebenaran dan menegakkan keadilan. Dengan begitu seorang pemimpin akan selalu dihormati rakyatnya.
3. Rukti Setya Garba Rukmi
Rukti Setya Garba Rukmi berarti seorang pemimpin harus memiliki tekat kuat untuk menghimpun semua potensi yang dimiliki.
Tentu saja tujuannya adalah untuk kemakmuran dan keluhuran martabat bangsa dan orang-orang yang dipimpinnya.
4. Sripandyasih Krani
Sripandyasih Krani berarti seorang pemimpin harus bisa menjaga kesucian agama dan kebudayaan agar bermanfaat bagi masyarakat.
Pemimpin yang baik tidak memanfaatkan agama dan kebudayaan untuk kepentingan kekuasaannya semata.
5. Gaugana Hasta
Gaugana Hasta memiliki makna bahwa seorang pemimpin harus memiliki keahlian dalam mengembangkan seni.
Maksudnya di sini adalah seni secara menyeluruh, baik seni sastra, seni suara, seni tari untuk memperkaya khazanah peradapan bangsanya.
Baca Juga: Senggol Bacok! Inilah Gambaran Jika Kita Hidup Pada Masa Kerajaan Majapahit
Artikel Terkait
Sembuhkan Penyakit Tanpa Fasilitas Kedokteran, 5 Kesaktian Sunan Gunung Jati Memang Gak Ada Lawan, Apa Saja?
Salah Satu Sosok Walisongo Ini Keturunan Rasulullah SAW, Benarkah? Cek 5 Fakta Menarik Tentang Sunan Gunung Jati
Keajaiban Beringin Peninggalan Sunan Kalijaga di Kotagede Yogyakarta, Jadi Sumber Mata Air Hingga Berjalan 100 Meter!
Gak Bisa Sembarangan? Alasan Orang Biasa Dilarang Masuk Ke Makam Sunan Gunung Jati, Harus Penuhi 2 Kriteria Ini
Sunan Bonang dalam Perspektif Sufistik: Kisah Suluk Wujil yang Tersohor di Nusantara, Penganut Tantrayana?