Minggu, 19 Juli 2026

Berani Menyerang VOC di Batavia, Ini 7 Falsafah Kepemimpinan yang Menjadi Pedoman Sultan Agung Mataram Sesuai Serat Sastra Gendhing

Photo Author
Gogot Cahyo Baskoro, Sketsa Nusantara
- Kamis, 27 Juni 2024 | 12:36 WIB
Sultan Agung berani menyerang VOC di Batavia karena berpegangan pada 7 prinsip falsafah kepemimpinan yang tercantum dalam Serat Sastra Gendhing. (Tangkap layar Film Sultan Agung: Tahta, Perjuangan, Cinta)
Sultan Agung berani menyerang VOC di Batavia karena berpegangan pada 7 prinsip falsafah kepemimpinan yang tercantum dalam Serat Sastra Gendhing. (Tangkap layar Film Sultan Agung: Tahta, Perjuangan, Cinta)

2. Bahni Bahna Amurbeng Jurit

Bahni Bahna Amurbeng Jurit mengandung makna bahwa seorang pemimpin harus selalu berada di depan menjadi contoh.

Utamanya contoh dalam membela kebenaran dan menegakkan keadilan. Dengan begitu seorang pemimpin akan selalu dihormati rakyatnya.

Baca Juga: Sudah Sampai Malaka, Sunan Kalijaga Malah Dilarang ke Mekkah untuk Naik Haji, Dampak Runtuhnya Kerajaan Majapahit?

3. Rukti Setya Garba Rukmi

Rukti Setya Garba Rukmi berarti seorang pemimpin harus memiliki tekat kuat untuk menghimpun semua potensi yang dimiliki.

Tentu saja tujuannya adalah untuk kemakmuran dan keluhuran martabat bangsa dan orang-orang yang dipimpinnya.

4. Sripandyasih Krani

Sripandyasih Krani berarti seorang pemimpin harus bisa menjaga kesucian agama dan kebudayaan agar bermanfaat bagi masyarakat.

Baca Juga: 6 Candi Peninggalan Kerajaan Majapahit yang Masih Kokoh Berdiri Hingga Saat Ini, Cocok Banget Buat Destinasi Wisata Kamu, Yuk Kunjungi!

Pemimpin yang baik tidak memanfaatkan agama dan kebudayaan untuk kepentingan kekuasaannya semata.

5. Gaugana Hasta

Gaugana Hasta memiliki makna bahwa seorang pemimpin harus memiliki keahlian dalam mengembangkan seni.

Maksudnya di sini adalah seni secara menyeluruh, baik seni sastra, seni suara, seni tari untuk memperkaya khazanah peradapan bangsanya.

Baca Juga: Senggol Bacok! Inilah Gambaran Jika Kita Hidup Pada Masa Kerajaan Majapahit

Halaman:

Editor: Gogot Cahyo Baskoro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X