Rabu, 17 Juni 2026

Libur Sekolah 2026, Pantai Sukamade Banyuwangi Jadi Destinasi Edukasi Favorit untuk Melihat Penyu Bertelur dan Melepas Tukik

Photo Author
Zuhana Anibuddin Zuhro, Sketsa Nusantara
- Senin, 15 Juni 2026 | 20:00 WIB
Pantai Sukamade Banyuwangi sebagai tempat penangkaran penyu. (Pixabay/Kanenori)
Pantai Sukamade Banyuwangi sebagai tempat penangkaran penyu. (Pixabay/Kanenori)

SketsaNusantara.id – Momen libur sekolah 2026 menjadi kesempatan bagi keluarga untuk mengajak anak-anak menikmati wisata yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga sarat nilai edukasi. Salah satu destinasi yang layak masuk daftar kunjungan adalah Pantai Sukamade di Banyuwangi, Jawa Timur.

Berada di kawasan Taman Nasional Meru Betiri, Pantai Sukamade dikenal sebagai salah satu lokasi konservasi penyu terpenting di Indonesia. Keunikan inilah yang membuat pantai tersebut berbeda dibandingkan destinasi wisata pantai pada umumnya.

Selain menawarkan panorama alam yang masih alami, Pantai Sukamade memberikan pengalaman langka bagi wisatawan untuk menyaksikan langsung proses penyu bertelur pada malam hari hingga pelepasan tukik atau anak penyu ke laut pada pagi hari.

Baca Juga: Libur Tahun Baru Islam Mau ke Mana? Ini 7 Destinasi Wisata Religi Bersejarah di Indonesia yang Cocok Dikunjungi Bersama Keluarga

Pantai yang berada di Dusun Sukamade, Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi ini telah lama menjadi habitat alami berbagai jenis penyu. Saat ini, kawasan tersebut menjadi rumah bagi empat spesies penyu langka dunia, yakni Penyu Hijau (Chelonia mydas), Penyu Sisik (Eretmochelys imbricata), Penyu Slengkrah (Lepidochelys olivacea), dan Penyu Belimbing (Dermochelys coriacea).

Keberadaan penyu-penyu tersebut dijaga melalui program konservasi yang dikelola secara berkelanjutan. Kegiatan konservasi meliputi pemantauan lokasi peneluran, penetasan telur, perawatan tukik, hingga pelepasan kembali ke habitat alaminya.

Upaya tersebut dilakukan untuk meningkatkan peluang hidup tukik yang baru menetas. Anak penyu sangat rentan terhadap serangan predator. Karena itu, sebagian tukik dirawat terlebih dahulu sebelum dilepas ke laut agar peluang bertahannya lebih besar.

Baca Juga: 8 Ide Kegiatan Seru untuk Isi Libur Hari Raya Idul Adha 2026, Cocok Abis Hindari Kesuntukan

Bagi wisatawan yang datang saat libur sekolah, pengalaman mengikuti pelepasan tukik menjadi daya tarik tersendiri. Aktivitas tersebut tidak hanya memberikan kesan mendalam bagi anak-anak, tetapi juga menumbuhkan kesadaran sejak dini tentang pentingnya pelestarian lingkungan.

Untuk dapat menyaksikan penyu bertelur, wisatawan biasanya harus menginap di sekitar kawasan pantai. Penyu umumnya naik ke daratan pada malam hari dalam kondisi pantai yang tenang dan minim gangguan.

Karena itu, pengunjung diwajibkan mematuhi berbagai aturan konservasi yang telah ditetapkan. Penggunaan cahaya terang, suara bising, maupun tindakan yang dapat mengganggu penyu tidak diperbolehkan selama pengamatan berlangsung.

Baca Juga: Mei 2026 Bertabur Libur! Catat Daftar Tanggal Merah, Cuti Bersama, dan Strategi Libur Panjangnya

Keberhasilan konservasi sangat bergantung pada kedisiplinan pengunjung dalam menjaga ketenangan habitat penyu.

Perjalanan menuju Pantai Sukamade juga menjadi pengalaman tersendiri. Dari Desa Sarongan, wisatawan harus melanjutkan perjalanan menggunakan kendaraan khusus seperti jeep karena medan yang cukup berat. Jalanan berbatu, tanjakan, sungai kecil, hingga jalur berlumpur menjadi tantangan yang harus dilalui selama sekitar empat hingga lima jam perjalanan.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X