SketsaNusantara.id - Moment Idul Fitri 2026 ini rasanya tidak lengkap tanpa kehadiran ketupat.
Bagi umat Muslim di Indonesia, makan ketupat bukan sekadar urusan perut, ini adalah simbol persatuan.
Anyaman janur yang saling menguatkan satu sama lain menggambarkan betapa pentingnya tali silaturahmi.
Baca Juga: Tekan Angka Kecelakaan! Satlantas Polres Jember Catat 13 Laka Lantas Selama Operasi Ketupat 2025
Hidangan khas yang terbuat dari beras yang dibungkus anyaman janur atau daun kelapa muda ini telah menjadi ikon perayaan kemenangan umat Muslim setelah sebulan penuh berpuasa.
Namun, tahukah Anda mengapa bentuknya harus persegi empat dan mengapa anyamannya begitu rumit?
Ternyata, setiap jengkal ketupat yang dikenal sejak zaman Sunan Kalijaga pada abad 15 ini memiliki filosofi yang sangat erat dengan nilai-nilai Islam dan kemanusiaan, dikutip dari kanal YouTube DialektikTV.
Baca Juga: Libur Lebaran Ketupat Jumlah Kunjungan Wisata ke Pantai Papuma Jember Menurun, Ada Apa?
Secara fisik, ketupat yang paling umum kita temui berbentuk belah ketupat atau segi empat yang proporsional dan bentuk itu disebut sebagai simbol kesempurnaan.
Anyamannya yang rumit mencerminkan kerumitan hidup manusia, lika-liku persoalan, dan kesalahan-kesalahan yang kita perbuat selama setahun.
Bahannya yang terbuat dari janur, berasal dari kata "Jatining Nur" atau hati yang murni atau cahaya sejati dalam bahasa Jawa.
Baca Juga: Mau Ketupat Sisa Lebaranmu Tetap Enak? Lakukan Beberapa Tips Menghangatkan Ketupat Ini
Dalam bahasa arab, janur disebut sebagai Ja’a Nur yang memiliki makna telah datang cahaya yang melambangkan harapan agar manusia mendapatkan petunjuk Ilahi setelah berpuasa.
Sedangkan ketika ketupat dibelah, terlihat nasi putih yang padat. Ini melambangkan kesucian hati yang bersih (fitrah) setelah memohon maaf dan beribadah di bulan Ramadhan.
Artikel Terkait
Ada Kampung Halaman Kamu? Intip 11 Daerah yang Gencar Rayakan Tradisi Lebaran Ketupat pada Penghujung Idul Fitri, Ada dari Luar Pulau Jawa!
Sejarah Lebaran Ketupat yang Gak Asing Lagi Jadi Rangkaian Idul Fitri, Ternyata Tradisi Ini Dikenalkan oleh Sunan Kalijaga, Apa Tujuannya?
Mengapa Lebaran Idul Fitri Identik dengan Ketupat? Ternyata Ada Filosofi Ini hingga Dikaitkan dengan Sunan Kalijaga
Seminggu Setelah Idul Fitri Ada Apa? Kenali Makna Lebaran Ketupat yang Marak Digelar di Pulau Jawa, Tradisi Sejak Abad 15
5 Tips Sehat Makan Opor Ayam dan Ketupat Saat Lebaran Idul Fitri, Nomor 2 Jadi Reminder Jangan Sampai Kalap