Penelitian modern turut menguatkan relevansi ajaran Islam. Puasa Ramadan terbukti memberikan pengaruh positif terhadap sistem metabolisme. Dampaknya terasa pada kesehatan jantung, kestabilan gula darah, serta perbaikan jaringan sel.
dr. Agus menekankan bahwa puasa merupakan bagian dari rahmat bagi seluruh alam. Setiap perintah dalam Islam memiliki hikmah yang selaras dengan kebutuhan manusia. Seiring perkembangan ilmu pengetahuan, manfaat tersebut semakin terungkap.
“Kita yakin Islam itu ajaran yang isinya adalah rahmatan lil alamin, semakin ke sini akan semakin membuktikan betapa kebenaran Islam itu. Maka itu tadi autofaging menjadi bagian salah satu hikmah ketika kita menjalani ibadah puasa,” katanya.
Meski demikian, puasa tetap memiliki ketentuan tertentu. Islam memberikan keringanan bagi mereka yang memiliki uzur syar’i. Kondisi kesehatan yang berisiko menjadi pertimbangan utama dalam pelaksanaan ibadah ini.
Dalam situasi tertentu, puasa dapat ditinggalkan sementara demi menjaga keselamatan jiwa. Prinsip kemudahan ini menjadi bagian dari ajaran Islam yang menempatkan kesehatan sebagai prioritas.
Puasa Ramadhan dengan demikian bukan hanya bentuk ibadah ritual. Praktik ini juga menjadi sarana menjaga keseimbangan tubuh dan jiwa. Nilai kesehatan yang terkandung di dalamnya semakin relevan dengan tantangan kehidupan modern.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Mengapa Muhammadiyah Kerap Berbeda dalam Menetapkan Awal Puasa Penjelasan Metode Hisab hingga Kalender Hijriyah Global Tunggal
Mengemudi Jarak Jauh saat Ramadhan: Bolehkah Sopir Tidak Puasa? Simak Ketentuan Syariat dan Pendapat Ulama
Menelan Uap Masakan saat Puasa: Apakah Membatalkan? Ini Penjelasan Ulama yang Jarang Diketahui Banyak Orang
Puasa Ramadhan Sekalian Diet: Sah, Batal, atau Mengurangi Pahala? Simak Penjelasan Ulama secara Lengkap
Takut Haus selama Puasa Ramadhan? Cobain Resep Minuman Sekanjabin dari Iran, Dokter Zaidul Akbar: Manfaatnya Banyak