Kamis, 4 Juni 2026

Ngantuk Berlebihan Bisa Jadi Alarm Bahaya! Pakar Ingatkan Gejala Awal Virus Nipah yang Mematikan

Photo Author
Nurul Huda, Sketsa Nusantara
- Rabu, 4 Februari 2026 | 08:30 WIB
Ilustrasi virus nipah  (X @Currentreport1)
Ilustrasi virus nipah (X @Currentreport1)

“Selain gejala ringan mirip flu, infeksi dapat berkembang menjadi ensefalitis atau peradangan otak,” tulisnya.

Ensefalitis merupakan kondisi peradangan otak yang berbahaya dan dapat menyebabkan komplikasi neurologis berat.

Dalam unggahan tersebut juga disebutkan bahwa virus Nipah dapat memicu gangguan pada fungsi kognitif dan kesadaran.

“Memicu gangguan konsentrasi, disorientasi, perubahan suasana hati,” lanjut keterangan tersebut.

Tak hanya itu, sejumlah keluhan fisik lain juga dapat menyertai infeksi virus Nipah.

“Serta keluhan lain seperti demam, sakit kepala, nyeri otot, batuk, muntah, sesak napas, dan sulit menelan,” tulis @ahquote.

Gejala-gejala tersebut biasanya muncul dalam masa inkubasi yang cukup panjang.

Dalam unggahan @ahquote disebutkan masa inkubasi 4-14 hari yang berarti seseorang bisa saja telah terinfeksi tanpa langsung menyadari kondisi tersebut.

Peringatan dalam unggahan tersebut menjadi semakin relevan di tengah meningkatnya kewaspadaan global terhadap penyakit menular.

Akun @ahquote menekankan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat dan pemerintah, terutama setelah adanya laporan wabah di beberapa negara.

“Kewaspadaan dini penting dilakukan, terlebih setelah laporan wabah mematikan di Benggala Barat, India,” tulisnya.

Selain India, beberapa negara di kawasan Asia juga mulai memperketat pengawasan kesehatan di wilayah perbatasan.

“Yang mendorong sejumlah negara seperti Thailand dan Nepal memperketat pemeriksaan perbatasan untuk mencegah penyebaran virus,” lanjut unggahan tersebut.

Langkah-langkah ini dinilai krusial mengingat mobilitas manusia yang tinggi berpotensi mempercepat penyebaran penyakit lintas negara.

Pemeriksaan kesehatan di pintu masuk negara, edukasi publik, serta peningkatan kesiapan fasilitas medis menjadi strategi utama dalam menghadapi ancaman virus Nipah.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X