SketsaNusantara.id - Lebaran sering kali identik dengan pengeluaran besar.
Mulai dari belanja baju baru, memberi THR keluarga, hingga biaya mudik, semuanya bisa membuat kantong jebol jika tidak dikelola dengan baik. Tidak sedikit orang yang akhirnya harus berhutang setelah Lebaran karena kurangnya perencanaan keuangan.
Agar momen Lebaran tetap meriah tanpa mengorbankan kestabilan finansial, penting untuk mengatur keuangan dengan bijak.
Baca Juga: KAI Ungkap Strategi Hadapi Mudik Lebaran 2025: Ramp Check, Posko Terpadu, dan Pengamanan
Dengan strategi yang tepat, pasti bisa menikmati hari raya tanpa khawatir keuangan berantakan.
Berikut adalah beberapa tips dari SketsaNusantara.id yang dapat membantu menjaga keseimbangan keuangan saat Lebaran.
1. Buat Anggaran Lebaran yang Realistis
Langkah pertama yang harus dilakukan adalah membuat anggaran khusus untuk kebutuhan Lebaran.
Baca Juga: BNI Sediakan Rp21 Triliun Uang Tunai untuk Lebaran 2025, Transaksi Digital Terus Meningkat
Catat semua pengeluaran yang diperlukan, seperti zakat, THR, kebutuhan pangan, pakaian, dan biaya perjalanan. Pastikan anggaran ini sesuai dengan kemampuan finansial agar tidak berlebihan.
2. Prioritaskan Pengeluaran yang Penting
Tentukan mana yang menjadi prioritas utama dalam pengeluaran Lebaran.
Misalnya, zakat dan kebutuhan pokok harus lebih diutamakan dibandingkan membeli barang-barang konsumtif yang tidak terlalu mendesak. Dengan begitu, pengeluaran dapat lebih terkendali.
Artikel Terkait
Menjelang Lebaran 2025, KA Mutiara Timur Tambahan Hadir Agar Arus Mudik Lebih Praktis
BRI Siapkan Rp32,8 Triliun untuk Lebaran 2025, Pastikan Uang Tunai Tersedia hingga Pelosok
Panduan Lengkap Menghitung THR Sesuai Aturan Pemerintah, Cara yang Gampang untuk Tau Berapa Bonus Kamu Jelang Lebaran Idul Fitri!
Kata Prabowo, THR Lebaran Karyawan Swasta, BUMN, dan BUMD Wajib Cair Paling Lambat H-7
7 Syarat dan Ketentuan Mendapatkan THR 2025, Karyawan dan Pekerja Wajib Tahu Supaya Lebaran Bisa Cair