SketsaNusantara.id - Perayaan Tahun Baru China atau Imlek bertepatan dengan tanggal 29 Januari 2025.
Pada tanggal tersebut, masyarakat Tionghoa akan merayakan tahun ke-2576 dalam kalender lunar atau Kongzili, sistem penanggalan tradisional Tiongkok.
Di Indonesia, sejumlah ornamen khas Imlek sudah mulai menghiasi berbagai sudut kota, seperti ornamen lampion hingga dominasi warna merah.
Perayaan Imlek di Indonesia cukup meriah, bahkan di beberapa tempat sering diadakan pertunjukan barongsai.
Di Indonesia sendiri, perayaan Imlek memiliki sejarah yang cukup panjang bahkan sempat dilarang dirayakan secara meriah pada masa pemerintahan Presiden Soeharto.
Imlek bisa kembali dirayakan secara publik dan meriah tak lepas dari peran mantan Presiden Abdurahman Wahid alias Gus Dur.
Secara historis, cukup sulit untuk menentukan kapan awal mula perayaan Imlek mulai dilakukan di Indonesia.
Namun perayaan ini diyakini mulai dilakuan seiring dengan masuknya orang-orang Tionghoa ke Nusantara.
Pasca kemerdekaan Indonesia yakni era kepemimpinan Presiden Soekarno, orang-orang Tionghoa diberi ruang ekspresi keagamaan, salah satunya merayakan Imlek secara terbuka.
Sayangnya, pada masa Orde Baru, Presiden Soeharto melarang apapun yang berbau Tionghoa untuk dirayakan di ruang publik sebagaimana dikutip SketsaNusantara.id dari situs Portal Informasi Indonesia.