jelajah

Pasar Gede: Spot Kuliner Tradisional Khas Kota Solo dengan 3 Unsur Budaya, Destinasi Wisata Libur Tahun Baru 2025

Selasa, 3 Desember 2024 | 12:30 WIB
Gerbang masuk Pasar Gede Solo yang menyimpan sejarah dengan 3 unsur kebudayaan (YouTuba Panda Jalan Jalan)

Hardjonagoro merupakan nama seorang keturunan Tionghoa yang diberikan gelar oleh Keraton Surakarta.

Baca Juga: 5 Destinasi Hits di Solo untuk Liburan Tahun Baru 2025, Biar Hemat Anggaran Atur dari Sekarang

Bangunan-bangunan di Pasar Gede juga merupakan pertemuan dari 3 budaya yakni Jawa, Belanda juga Tiongkok.

Walau diresmikan pada tahun 1930, namun nyatanya kawasan Pasar Gede memiliki kisah yang cukup panjang.

Dikutip dari akun TikTok @gezapramono, sekitar tahun 1745, orang Tionghoa yang berada di wilayah Keraton Surakarta dilarang tinggal di dalam benteng keraton.

Baca Juga: Kampung Kecil di Solo Ini Pernah jadi Tempat Persembunyian Tokoh PKI, Kisahnya Masih Lestari dan Legendaris Hingga Kini

Mereka akhirnya tinggal di luar benteng keraton dan mendirikan pemukikan di dekat Kali Pepe.

Pemukiman itu kemudian berubah dan membentuk sebuah pasar tradisional yang kemudian menjadi cikal bakal lahirnya Pasar Gede.

Menariknya, Pasar Gede menjadi salah satu pasar yang melewati 3 masa pemerintahan, mulai dari kerajaan, post kolonial hingga kemerdekaan.

Baca Juga: Mengenal Canthik Rajamala, Sebagai Keunikan dan Sejarah Budaya yang Ikonik Menawan Hati di Museum Radya Pustaka Solo

Hingga saat ini, jejak-jejak budaya masih dapat terlihat jelas mulai dari klenteng tertua di Solo yakni Klenteng Tien Kok Sie hingga pintu masuk menyerupai benteng dan gaya arsitektur Jawa pada bagian atap.

Selama berdiri, Pasar Gede juga sempat mengalami beberapa kerusakan seperti ketika Agresi Militer Belanda tahun 1947.

Tak hanya itu, pada tahun 1999, Pasar Gede juga sempat beralihfungsi menjadi tempat hiburan diskotik dan bar.

Untuk menjaga peninggalan sejarah tersebut, maka oleh pemerintah setempat Pasar Gede ditetapkan sebagai cagar budaya sejak tahun 2012.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini! 

Halaman:

Tags

Terkini