Hingga sekarang, tradisi atau ritual Angngaru masih bisa bertahan di tengah arus modernisasi dan sebagai salah satu bagian integral dari identitas masyarakat Bugis-Makassar.
Hal tersebut memperlihatkan bahwa tradisi ini penting untuk dilestarikam demi menjaga nilai-nilai budaya serta hubungan kuat antara raja dengan rakyatnya.
Meskipun tradisi Angngaru tersebut baru-baru ini memakan korban karena tertusuk sebuah benda tajam khas Makassar yaitu badik.
Demikianlah penjelasan terkait ritual Angngaru yang biassanya ada dalam suatu acara pernikahan suku Bugis dari Makassar.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!