jelajah

Keunikan Candi Plumbangan yang Wujudnya Mirip Gapura, Ternyata Berhubungan Erat dengan Prasati Ini...

Selasa, 8 Oktober 2024 | 22:00 WIB
Candi Plumbangan di Kabupaten Blitar. (instagram.com/@nuansaklasik)

SketsaNusantara.id- Candi Plumbangan merupakan situs kuno yang berlokasi di Desa Plumbangan, Kecamatan Doko, Kabupaten Blitar.

Bentuk bangunan pada Candi Plumbangan ini sangat unik yakni berwujud pintu gerbang paduraksa dengan puncaknya yang berbentuk kubus.

Candi Plumbangan juga terdapat gapura atau pintu gerbang yang dibuat dari batu andesit dengan ukuran panjang 4,09 meter, lebar 2,27 meter dan tinggi 5,6 meter.

Baca Juga: Keunikan Candi Wangkal Berwujud Pecahan Batu di Area Tengah Persawahan, Konon Ditemukan Lewat Mimpi Seorang Penggali Tanah?

Selain itu, bagian tersebut mempunyai sayap di sisi kanan dan kirinya, serta tak memiliki relief dimana hanya ada pelipit garisnya saja yang dikutip SketsaNusantara.id dari website p2k.stekom.ac.id.

Kemudian terlihat sebuah pahatan yang bertuliskan angka tahun 1312 Saka atau 1390 Masehi di bagian atas ambang pintu.

Menurut beberapa dugaan dari para ahli, pintu gerbang atau Gapura Plumbangan itu sudah difungsikan sebagai tempat suci sejak era Kerajaan Kediri.

Baca Juga: Inilah Awal Penemuan Situs Candi Pamotan Kabupaten Sidoarjo, Ternyata Begini Kondisinya

Hal tersebut dibuktikan dengan ditemukannya Prasasti Panumbangan yang menyebutkan angka tahun 1042 Saka atau 1120 Masehi.

Isi dari prasasti ini menjelaskan tentang Desa Panumbangan secara resmi menjadi milik para umat Budha sekaligus sebagai nama di desa tersebut.

Letak Prasasti Plumbangan ini berada kurang lebih 6 meter dari gapura ke arah barat laut.

Baca Juga: Kisah di Balik Dibangunnya Situs Candi Songgoriti oleh Utusan Mpu Sindok di Era Mataram Kuno Jawa Timur, Berhubungan Kuat dengan Sumber Air?

Saat ini prasasti itu sudah diberikan atap untuk melindunginya serta ada tatakan yang dibuat semen.

Berdasarkan cerita lokal yang beredar di masyarakat setempat, dahulu letak Prasasti Plumbangan berada di selatan desa, namun akhirnya dipindahkan menjadi lebih dekat dengan candi.

Halaman:

Tags

Terkini