I-Tsing dalam catatannya juga menyebutkan bahwa sebagai pusat studi di Asia saat itu, ia menyebutkan ada lima fakultas yang disebut sebagai panca widya, yakni:
1. Agama Budha
2. Filosofi
3. Kesenian
3. Bahasa
4. Kesehatan atau kedokteran
Baca Juga: Kaya akan Relief dan Simbol-simbol, Inilah Candi Penataran Peninggalan Kerajaan Kediri
Lost city Oxford Sumatera
Lalu dimana tepatnya di Sriwijaya yang disebutkan I -Tsing sebagai pusat pendidikan di Asia? Para ilmuwan sepakat bahwa letaknya barada di kompleks Muara Jambi, salah satu komplek candi.
Komplek Muara Jambi merupakan salah satu komplek percandian yang luasnya 8 kali luas komplek Candi Borobudur yakni 4000 hektar.
Di komplek percandian seluas 4000 hektar itu terdapat 8 candi utama yang telah di pugar beserta 115 situs yang berupa reruntuhan, tidak termasuk yang masih terkubur hingga disebut sebagai Lost city.
Ditengah lost city itulah terdapat pusat pendidikan yang disebut oleh para arkeolog dan ilmuwan sebagi candi yang disebut sebagai 'Oxford Sumatera'
Melihat begitu luasnya area komplek candi serta peradaban yang tersimpan disana, komplek Muara Jambi bisa disebut sebagi the lost city yang terkubur ber abad-abad lamanya.
Letak kampus tua yang disebutkan I Tsing