Berdasarkan pernyataan dari warga sekitar, bagian dari Candi Wringin Branjang yang ditemukan saat ini merupakan atap dari sebuah candi besar, dimana bagjan tubuh dan kakinya terpendam hingga membentuk bukit yang dikenal sebagai bukit Gunung Gedang.
Ada juga arca Dewi Sri yang berhasil ditemukan meski dalam kondisi patah menjadi dua bagian melalui proses penggalian pada tahun 1915 silam.
Penemuan arca itu menjadi salah satu bukti atau penanda yang cukup kuat bahwa Candi Wringin Branjang merupakan situs kuno yang bercorak agama Hindu.
Selanjutnya fungsi dari bangunan ini dipercaya sebagai tempat untuk menyimpan berbagai alat dan keperluan untuk melakukan sebuah upacara pada masa kekuasaan Kerajaan Majapahit dahulu yakni atau sekitar abad ke-15 Masehi.
Tidak jauh dari letak Candi Wringin Branjang juga ditemukan peninggalan arkeologi dari masa lampau seperti batur kecil yang diapit oleh naga (tubuh seperti sapi), arca menhir bergaya polinesia, dan sejumlah miniatur candi lainnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!