jelajah

Jangan Dipakai ke Pernikahan! Inilah Motif Batik Tertua Peninggalan Mataram, Dulu hanya Boleh Dipakai Keluarga Kerajaan

Rabu, 2 Oktober 2024 | 07:30 WIB
Proses pembuatan motif batik (Pixabay/Mahmur Marganti)

 

SketsaNusantara.id - Setiap tanggal 2 Oktober, masyarakat Indonesia akan memperingat Hari Batik Nasional (HBN).

Peringatan Hari Batik Nasional ini tak lepas dari pengakuan UNESCO terhadap batik sebagai warisan budaya tak benda milik Indonesia.

Batik memiliki banyak motif, sebagian besar memiliki ciri khas dari daerah asalnya.

Baca Juga: 10 Poster Hari Batik Nasional 2 Oktober 2024, Desain HD dan Baru Bisa Menjadi Bahan Unggahan Instagram

Misalnya saja batik motif Mega Mendung yang berasal dari Cirebon, Jawa Barat.

Nah, rupanya di antara banyaknya motif batik, ada satu yang diyakini paling tua.

Dikutip SketsaNusantara.id dari situs Kemenparekraf, Motif Parang dikenal sebagai motif batik tertua di Indonesia.

Baca Juga: Bukti Batik Asli dari Indonesia bukan Malaysia atau Tiongkok, Salah Satunya Sudah Diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya

Motif ini bahkan sudah ada sebelum Indonesia merdeka, tepatnya pada masa Kerajaan Mataram.

Motif Batik Parang yang seperti huruf S ini menggambarkan ombak di Pantai Laut Selatan Yogyakarta.

Tak heran jika motif ini paling banyak digunakna di wilayah Yogyakarta dan Solo.

Baca Juga: Jadi Kafe Kekinian! Ternyata Bangunan ini Bekas Peninggalan Raja Batik Yogyakarta di Era Kerajaan Mataram yang Super Power, Jujukan Muda-mudi?

Motif Parang juga menjadi salah satu motif batik yang sering dipakai.

Halaman:

Tags

Terkini