Gadis tersebut ternyata kembang desa dari Desa Cane yang bernama Puniti dan Airlangga seketika jatuh cinta serta memutuskan untuk menikahinya.
Puniti diketahui sebagai istri selir yang pertama dari Raja Airlangga dan akhirnya mereka dikaruniai seorang putra yang bernama Mapanji Grasakan.
Saat usia putranya 12 tahun, Airlangga meninggalkan Desa Cane dan pergi ke Kediri.
Saat beranjak dewasa, barulah Mapanji Grasakan pergi mencari sang ayah yang berada di wilayah Kediri.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!