Dari lirik lagunya sendiri, Genjer-Genjer bercerita tentang seorang ibu yang memetik genjer di sawah, membawanya pulang dan menjualnya di pasar.
Lagu ini pun menjadi refleksi kesulitan pangan yang sedang dialami masyarakat Indonesia kala itu.
Lantas bagaimana lagu Genjer-Genjer disangkutpautkan dengan PKI?
Pada tahun 1945, pencipta lagu Genjer-Genjer, Muhammad Arief bergabung dengan Lekra, (Lembaga Kebudayaan Rakyat).
Lekra sendiri adalah organisasi yang merupakan sayap gerakan seni-budaya PKI.
Lagu Genjer-Genjer yang dianggap bisa menghidupkan semangat rakyat, di mana liriknya juga cocok dengan narasi perjuangan PKI.
Hingga akhirnya lagu ini kerap dipakai dalam acara-acara yang digelar PKI.
Lagu ini jadi makin melekat dengan PKI usai muncul dalam film G30S PKI.
Lagu ini ditampilkan ketika anggota PKI dan Gerwani digambarkan menyiksan para jenderal korban G30S PKI.
Gambaran ini yang kemudian membuat pemerintahan Orde Baru melarang pemutaran dan penyiaran lagu Genjer-Genjer karena identik dengan PKI.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!