jelajah

Dari Desa Pangkal Lalang ke Panggung Politik, Inilah Jejak dan Fakta Menarik DN Aidit Sang Pemimpn PKI

Selasa, 24 September 2024 | 19:08 WIB
Sosok DN Aidit (X/ @m_nurfatoni)

SketsaNusantara.id – Nama Dipa Nusantara Aidit, atau yang lebih dikenal sebagai DN Aidit, tidak bisa dilepaskan dari sejarah kelam Indonesia, terutama terkait peristiwa Gerakan 30 September (G30S PKI).

DN Aidit merupakan salah satu pimpinan utama Partai Komunis Indonesia (PKI) yang mempelopori pemberontakan pada tahun 1965, yang berakhir dengan pertumpahan darah dan mengubah arah sejarah politik Indonesia.

DN Aidit lahir di Desa Pangkal Lalang, Tanjung Pandan, Belitung, pada 30 Juli 1923. Meskipun namanya kini identik dengan peristiwa G30S PKI, kehidupan masa kecilnya justru jauh dari bayangan seorang pemimpin revolusioner.

Baca Juga: Sosok AH Nasution, Jenderal yang Lolos dari G30S PKI hingga Mencetuskan Konsep Dwifungsi ABRI Zaman Orde Baru

Amat, begitu ia dipanggil di masa kecil, tumbuh dalam keluarga muslim yang taat. Bahkan, di kampung halamannya, ia dikenal sebagai seorang muazin—orang yang mengumandangkan azan di masjid.

Dilansir SketsaNusantara.id termasuk video dokumentasi di YouTube Dyon Amuk, DN Aidit mendapatkan pendidikan agama sejak dini dari pamannya yang mengajarkannya mengaji.

Kehidupan masa kecilnya di Desa Pangkal Lalang pun berjalan layaknya anak desa pada umumnya, penuh kesederhanaan dan kehidupan religius yang harmonis.

Baca Juga: Terkuak Misteri Detik-Detik Gugurnya Kyai Hamid Dimyathi Pasuruan Karena Kekejaman PKI, Sempat Dikira Nyamar!

Namun, jalan hidup DN Aidit mulai berubah saat ia tumbuh dewasa dan terjun ke dunia politik. Aidit bergabung dengan Partai Komunis Indonesia (PKI) dan perlahan naik menjadi salah satu pemimpin senior partai tersebut.

PKI, di bawah kepemimpinannya, menjadi salah satu partai komunis terbesar di dunia, dengan klaim memiliki lebih dari 3 juta anggota—jumlah yang membuatnya hanya kalah besar dari Partai Komunis Tiongkok dan Uni Soviet pada masanya.

Pada akhir September 1965, DN Aidit dan PKI menjadi pusat perhatian nasional setelah upaya kudeta yang dikenal sebagai G30S PKI.

Baca Juga: Profil Lengkap Amelia Yani, Putri Pahlawan Revolusi Jenderal Ahmad Yani yang Punya Traumatik Mendalam atas Tragedi G30S PKI

Pemberontakan ini menewaskan sejumlah perwira tinggi militer dan memicu aksi balasan besar-besaran dari pemerintah Indonesia.

Aidit menjadi salah satu tokoh yang paling dicari oleh bala tentara, memaksanya untuk bersembunyi.

Halaman:

Tags

Terkini