SketsaNusantara.id- Mendekati peringatan jasa pahlawan dalam momen pemberontakan G30S PKI.
Pasti sudah tidak asing lagi dengan sosok Pierre Tendean. Salah satu Pahlawan Revolusi yang juga memiliki kisah unik.
Apalagi kilas balik mengenai perjuangannya dalam mengabdikan diri kepada negara untuk menjadi angkatan militer.
Melansir dari YouTube Dewangga Arya, sosok pejuang dalam pemberontakan G30S PKI ini merupakan seorang pria kelahiran Jakarta, 21 Februari 1939.
Ia lahir dari pasangan Dr. A. L. Tendean yang berdarah Minahasa. Dan seorang ibu bernama Cornet M. E berdarah Belanda Prancis.
Pierre Tendean merupakan anak kedua dari tiga bersaudara. Ia adalah seorang anak laki-laki satu-satunya yang lahir dalam keluarga kecil tersebut.
Kisah Pierre yang bergelut dalam masa depan, salah satunya bidang pendidikan juga tak lepas dari beberapa momen unik.
Pierre Tendean rupanya memang bertekad untuk memasuki Akademi Militer Nasional atau AMN. Namun cita-cita tersebut justru ditentang oleh kedua orang tuanya.
Bukan tanpa alasan, orang tuanya menentang karena ia merupakan anak laki-laki satu-satunya. Jika menjadi angkatan militer, pasti ia harus mengabdikan jiwa dan raganya.
Namun Sang Kakak, Mitzi Farre justru mendukung cita-cita Pierre. Meski begitu, Pierre Tendean juga tak ingin kedua orang tuanya bersedih.
Guna menghibur hati kedua orang tuanya, selain mendaftarkan AMN, ia juga ikut daftar di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia atau UI.