Uniknya, salah satu Pahlawan Revolusi yang gugur dalam pemberontakan melawan PKI ini tidak lulus tes kedokteran karena suatu alasan.
Ia tidak lulus bukan karena gagal. Namun memang sengaja tidak mengerjakan soal ujian tes kedokteran.
Melihat hasil ujian Pierre Tendean, kedua orang tuanya pun merelakan sang anak untuk meraih cita-citanya menjadi tentara.
Cita-cita Pierre Tendean dibuktikan, ia semakin melejit dalam menjalankan kariernya sebagai Abdi negara.
Ia lulus dalam ujian intelijen dan didapuk menjadi ajudan Jenderal Nasution. Naas, Pierre Tendean pun gugur dalam pemberontakan G30S PKI.
Pierre Tendean bersama keenam Pahlawan Revolusi lainnya turut terkubur dalam Lubang Buaya setelah dieksekusi PKI.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Kapitalisme Pendidikan di Indonesia dalam Perspektif Paulo Freire, Ivan Illich, dan Erich Fromm
Belajar Demokrasi Bareng KPU Jember, SketsaNusantara.id Gelar Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Bagi Seniman dan Generasi Muda di Kalisat
Paling Beda Dari 8 Pahlawan Revolusi Lainnya! Biografi Singkat Kolonel Sugiono, Dieksekusi Saat Pemberontakan G30S PKI
Inilah Nasib Rumah Milik Mendiang Jenderal TNI DI Pandjaitan yang Jadi Saksi Bisu Tragedi G30S PKI 1965, Masih Dimiliki Ahli Waris?
Siapa KS Tubun? Biografi Salah Satu Pahlawan Revolusi, Sosok Paling Beda dari Kesembilan Pejuang G30S PKI
Kisah Hendrianti Putri Jenderal AH Nasution yang Alami Trauma Berat Pasca Tragedi G30S PKI, Terpaksa Lakukan Ini untuk Proses Penyembuhan