Resimen Tjakrabirawa merupakan pasukan gabungan dari TNI Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara serta Kepolisian Republik Indonesia.
Dikutip dari situs Sumber Belajar Kemdikbud, ada keterkaitan antara Pasukan Cakrabirawa dengan tragedi G30S PKI.
Hal menjadikan keduanya terkait adalah sosok Letnan Kolonel atau Letkol Untung, yang tercatat sebagai pemimpin G30S PKI tahun 1965.
Letkol Untung merupakan Komandan Batalyon I Resimen Cakrabirawa, dinilai punya peran besar dalam tragedi pemberontakan 1965.
Pembentukan Pasukan Cakrabirawa dilakukan oleh Presiden Soekarno berdasarkan Surat Keputusan Presiden RI Nomor 211/PLT/1962.
Tujuan pembentukan Resimen Tjakrabirawa ini untuk bertanggung jawab da menjaga keselamatan presiden serta keluarganya.
Jika di era pemerintahan Indonesia saat ini Pasukan Cakrabirawa lebih dikenal dengan istilah pasukan Pengamanan Presiden atau Paspampres.
Dibentuk dan diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia Pertama, Pasukan Cakrabirawa lahir atas usulan Hankam.
Resimen Cakrabirawa memiliki sebuah semboyan yaitu "Dirgayu Satyawira" yang memiliki makna "Prajurit Setia Berumur Panjang".
Asal-usul nama Cakrabirawa atau Tjakrabirawa mulanya dari kegemaran Bung Karno menonton wayang kulit.
Baca Juga: G30S PKI, Indonesia Jadi Sorotan Media-Media Asing dari Pro hingga Kontra
Nama Cakrabirawa diambil dari senjata pamungkas milik Batara Kresna dalam pawayangan yang sering ditontonnya.